nhk

MotoGP 2015 Assen (Pasca Race): Marquez Sindir Rossi, Rossi Menangkis..!

ManiakMotor – Marc Marquez terpancing wartawan dan sempat sindir Valentino Rossi dalam sesi jumpa pers usai GP Belanda. The Doctor pun langsung menimpali dan terjadilah debat panas dalam beberapa saat.

Dia jabarkan aksi lap terakhir dan di tikungan terakhir itu sudah ia rencanakan. Saat berada di belakang Rossi, ia pelajari manuver Rossi di berbagai area sekaligus menyusun strategi. Ia lantas menetapkan R18 itulah kesempatan terbaik dan telah menentukan titik pengereman dan pasti dari sisi dalam untuk menyalip.

Tujuannya, agar Marquez lebih dulu keluar chicane dan mencapai garis finish. “Saya sudah persiapkan semua itu, hanya saja berakhir tidak seperti rencana. Saya berada di jalur yang benar. Pengereman juga  benar dan terjadi sedikit benturan karena area tersebut memang sempit,” kata Marquez.

Marquez pun merasa masih ada ruang bagi Rossi untuk bertahan di racing line, tanpa harus ke luar lintasan dan memotong jalur. “Posisi kami sama saat terjadi kontak. Saya tidak terlalu berada di belakang dan pastinya dia melihat saya,” ujar MM yang biasanya menyebut Valentino tapi sekarang ia pakai kata ‘dia’. Mungkin masih kesal hehehe! Sementara Kang Rossi hanya senyam-senyum.

Wartawan pun memancing dengan mempertanyakan keputusan Race Direction. Pengadil sirkuit tidak menganggap salah pada The Doctor,  itu semata Racing Incident. Jika bukan seorang Valentino Rossi, apakah keputusan Race Direction berbeda? “Saya tidak tahu, lihat saja bagaimana nantinya. Jika ada kasus sama, kita bisa saja bilang…oh itu Valentino, tidak apa-apa!” sindir MM dengan cara diplomatis yang mengesankan Race Direction memang lebih membela Rossi.

Kalimat itu sontak membuat Il Dottore bereaksi. “Ingat juga dong kasus Laguna Seca lalu,” tandas Rossi mengingatkan cara MM menyikat Rossi dengan memotong jalur di areal Corkscrew di GP Laguna Seca 2013. Rossi tak memasalahkan hal itu karena sesungguhnya MM hanya tiru caranya saat sikat Casey Stoner di lokasi sama pada musim 2008.

Lantas, jika tak terjadi benturan siapa gerangan yang duluan sampai finish? “Saya berada di depan,” tukas Rossi dengan cepat. Tak kalah gesit, MM langsung menimpali, “Saya berada di bagian dalam.” MM kembali sindir The Doctor kala ditanya kali ini pelajaran apa yang dipetik dari seorang The Doctor? “Sedikit pelajaran soal motocross. Cuma itu, nggak lebih!” Maksudnya cara Rossi lewat jalur offroad.

Meski sempat ngomong ‘pedas’ MM mengaku tak ingin jadikan Rossi sebagai musuh di luar lintasan. “Tapi, saat balapan lain cerita. Ia tengah bertarung menjadi juara dunia dan yang hanya ingin saya lakukan adalah meraih kemenangan,” tegas MM artinya ia akan terus siap bertempur melawan Rossi. “Oke, sama!” celetuk Rossi yang juga tak ingin pertemanannya tak rusak di luar balapan meski di GP Argentina lalu juga sudah ‘mengecewakan’ Marquez dengan cara mengirimnya keluar lintasan pada lap terakhir.

Yang pasti, duel pembalap beda generasi itu belum akan berakhir. Lanjut ke GPJerman pada 12 Juli mendatang. Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

Hasil MotoGP Assen, Belanda, Moto2, Moto3, 25 – 27 Juni 2015

MotoGP 2015 Assen (Race): Tidak Ada Yang Curang! Rossi Vs Marquez Hanya Insiden Biasaaaaa!

MotoGP 2015 Assen (Pasca Race): Rivalitas Rossi vs Lorenzo Panas, Sasaran Rossi Sebenarnya Lorenzo

MotoGP 2015 Assen (Race): Rossi Duel Panas Dengan Marquez, Juaranya The Doctor

MotoGP 2015 Assen Warm Up: Marquez Tercepat Pemanasan, Rossi Menempel

BAGIKAN