nhk

MotoGP 2015 Austin Jelang Race: Rossi Angkat Marquez, Abaikan Dovi/Lorenzo, M1-nya Kuat

 

ManiakMotor – Entah strategi macam apa yang sudah ada di benak Valentino Rossi dalam race di sirkuit Austin, Amerika, Minggu 12 April nanti subuh di Indonesia. Ia lancarkan semacam psywar yang tujuannya mungkin hanya dia dan Tuhan yang tahu.

Pada Jumat lalu, The Doctor seakan menyerah di trek Austin. Ia nggak berani biarpun hanya berharap jadi juara di Austin. Dengan tegas ia umbar tak mungkin mengulang sukses seperti di GP Qatar. “Karakter sikuit Austin hanya cocok buat Honda. Lebih spesifik lagi, hanya cocok untuk Marc Marquez,” kata Rossi yang realistis hanya berjuang ke podium.

Namun dari sesi ke sesi entah hujan dan kerin sebenarnya kecepatan M1-nya berimbang. Itu bila diukur tahun lalu yang sangat kesulitan. Tahun ini motornya dari area ke area  asyik-asyik aja tuh sampai Q2 yang ke-4. Posisi kualifikasi sih selama ini nggak terlalu dihiraukan Rossi. Tinggal ditunggu sesi pamungkas alias race di sirkuit Austin dalam 21 lap.

Karena itu, usai Q2 pada Sabtu kemarin, The Doctor ubah omongan. Ia malah memposisikan diri sebagai penantang serius Marquez. Itu berkat pace M1-nya tadi. “Tahun lalu Marc unggul telak di sini. Sekarang kami semakin dekat. Pace M1 mengagumkan meski masih harus ada pembenahan di roda depan. Walau begitun, Marc tetap sebagai favorit juara. Setelah itu favorit berikutnya adalah saya, Jorge dan Dovi,” tegas The Doctor seolah terang-terangan beri angin surga pada Marc sembari kasih angin panas pada kuping dua rider lainnya.

Alasan Rossi, waktunya setara dengan Dovi dan JL meski faktanya mereka berada di front ow bersama Marquez. Selisih Rossi dengan marquez memang 0,438 detik. Tapi, selisih dengan Dovi dan JL hanya kisaran 0,0 sekian detik. Seru kan!

Logika sederhanya saja nih Bro, kalau di Qatar doski bisa juara dari urutan start 8, masa iya sekelas The Doctor ndak bisa bersaing dari urutan start 4. Seperti Rossi sering bilang, saat balapan maka segala sesuatunya berubah. Terutama tekanan mental dan kemampuan bikin strategi baru sesuai kondisi di lintasan.  Mungkin dengan alasan-alasan itu Rossi berani ukur diri bisa menyaingi Marquez untuk kali ini.

Gap 0,4 detik di sesi kualifikasi bukanlah tolok ukur penting. Kecepatan di kualifikasi nggak akan terpakai di race. Seperti Marquez, Rossi juga ingin balapan di lintasan kering. “Tinggal membenahi roda depan, setelah itu tergantung cuaca. Itu dua faktor penting saat balapan,” tegasnya.

Siap Doc, tapi kering atau basah sepertinya sama-sama seru! Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Austin, Amerika, 10, 11, 12 April 2015

MotoGP 2015 Austin Jelang Race: Berkat The Doctor, Lorenzo ke Front Row

MotoGP 2015 Austin Amerika Q2: Marquez Pole Position, Rossi Ke-4

MotoGP 2015 Austin Amerika FP4: Marquez Tercepat, Ditempel M1

MotoGP 2015 Austin Amerika FP3: Marquez Tercepat Latihan Bebas 3, Awas M1 Rossi..!

BAGIKAN