nhk

MotoGP 2015 Brno (Jelang Race): Marquez Menang Nyali dan Brutal, Rossi/Lorenzo Pengalaman

ManiakMotor – Tiga pembalap tercepat dunia berada di baris depan grid position GP Brno, Minggu (16/8). Ketiganya pemegang gelar juara dunia. Hmmm, harusnya jadi pertunjukan besar abad ini!

Sama-sama kencang dan punya skill mumpuni, itu pasti. Pengalaman jelas Valentino Rossi yang pegang. Soal strategi, ketiganya pasti punya dan juga berkemampuan menerapkannya sepanjang balapan. Yamaha dan Hoda pasti sudah punya skenario tingkat tinggi untuk coba memenangi balapan. Apa itu, ya baru merekalah yang tahu. Itu pun di kalangan terbatas.

Biasalah itu, wong tim sekelas IndoPrix saja juga tidak akan mengumbar strateginya kok! Tapi kalau kelihatan dalam elmu kira-kira, Yamaha menang strategi duluan dengan menggunakan mesin baru dari jatah lima mesin setahun di Brno ini. Kelihatan kok.  Yamaha ingin bikin kagetan yang biasanya mereka ‘melepas’ sirkuit Brno karena empat tahun lalu sudah indentik dengan Honda.

Menarik disimak tensi  kondisi terkini. VR dan JL masuk arena dengan rivalitas pribadi yang tengah tajam setajamnya, hanya dipisah 9 poin di klasemen. Kecil kemungkinan mereka bakal saling pukul secara maksimal untuk hindari risiko, resiko bagi diri sendiri maupun tim. Sangat tak lucu buat Yamaha jika VR dan JL dibiarkan saling serang dengan potensi crash yang bikin out salah satu atau keduanya. Kecil pula kemungkinan keduanya akan mau meladeni permainan Marquez yang acap keras, terus-menerus, bahkan dengan cara yang menurut lawannya acap brutal.

Dari aspek nonteknis itu, sepertinya MM punya kesempatan dan peluang lebih. Ia punya nyali untuk bermain sekeras apapun, siap mengambil risiko macam apapun demi sebuah kemenangan. Kalau perlu senggol-senggol lawan keluar lintasan. Karakter ini yang mengancam dan bisa melumpuhkan kelebihan pengalaman Rossi dan Lorenzo, terlebih jika diasumsikan mereka akan bermain ‘aman’ dan utamakan kepentingan tim di Brno.

Marquez sendiri sudah berkali-kali tegaskan hal itu. Ia kini bisa bermain lepas tanpa beban kejurdun. “Lupakan poin di klasemen. Bagaimana caranya menang, itu yang paling penting. Hitung-hitungan poin soal belakangan,” tegas MM yang memag harus menang agar  peluang di kejurdun tetap terbuka.

Tapi, jangan lupa Brosist, karakter menyerang gaya MM ini juga bisa merugikan diri sendiri. Sudah acap terjadi, ia menjadi korban dari ‘keganasannya’ sendiri, yakni terpental karena kesalahan atau lebih karena nafsu sendiri. Lain hal kalau ia bisa bermain sabar seperti diperlihatkan di Indianapolis. “Seperti biasa saya akan berikan perlawanan 100%. Pace rata-rata mereka saat ini lebih baik, perlu buat kami meningkatkan setingan saat sesi warm up,” kata Marquez yang juga berjanji akan gaspol dari awal sampai akhir lomba.

Bagaimana kalau ketiganya main pol-polan? Wow, itulah yang ditunggu para MotoGPmania di seluruh bumi, mungkin pula ditunggu para astronot yang tengah berada di angkasa hahahaha. Terlebih jika ada duel-duel panjang antara Rossi dan Lorenzo. Maklum, sejak perang musim 2009, keduanya belum pernah terlibat tarung keras lagi di lintasan. Tapi, mungkin nggak ya?

Tapi kalau dilihat teknis soal mesin baru tadi, celah ada pada Lorenzo. Motornya kencang bro pada dua sector penentu. Yakni sector satu dan dua. Bisa saja dia kabur duluan, karena sektor itu adanya di depan start. Kalau sudah begitu teori apa pun sudah nggak jalan, lha wong sudah kabur. Macam dia bikin empat kali menang dari Jerez sampai Catalunya. Yang ada tinggal Marquez vs Rossi. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Brno, Ceko, Moto2, Moto3, 14 – 16 Agustus 2015

MotoGP 2015 Brno (Jelang Race): Hampir Sempurna Buat Lorenzo, Tunggu Pelengkap di Raceday

MotoGP 2015 Brno (Jelang Race): Mungkinkah Rossi dan Lorenzo ‘Bersekongkol’ Saat Balapan?

MotoGP 2015 Brno (Jelang Race): Rossi Belum Puas Front Row, Masih Cari Setingan Di Warm Up

MotoGP 2015 Brno Ceko Q2: Kualifikasi Lorenzo Pole, Marquez Ke-2, Rossi Front Row

BAGIKAN