nhk

MotoGP 2015 Catalunya (Pasca Race): Rossi/Lorenzo Silakan Saling Gebuk, Tak Ada Team Order

 

 

ManiakMotor – Selisih poin tinggal sebiji. Namun mustahil berharap perang babat Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo seperti musim 2009. Kini mereka bersaing sangat sopan. Silaturahmi keduanya terjalin bagus. Bukan karena lebih dewasa, juga terdukung kebijakan Yamaha yang tidak  menganakemaskan salah satu dari mereka.  Tak ada team order sepanjang keduanya berpeluang juara.

Seperti istilah Direktur Tim Movistar Massimo Meregalli, kedua pembalapnya dipersilahkan fight. Dua-duanya berambisi jadi juara dunia 2015. Tentunya dengan spirit yang berbeda dibandingkan 2009 yang penuh intrik, sampai-sampai garasi keduanya dipisah oleh dinding. “Mereka sudah matang. Sebagai profesional pasti tahu apa yang harus dilakukan, untuk diri sendiri maupun tim,” tegas Meregalli sejak awal The Doctor kembali ke Yamaha pada 2013.

Sepertinya kepentingan tim itulah yang dikedepankan Rossi pada raceday  di Catalunya kemarin.  Meski sempat selisih 2 detikan menjadi 1,3 detik, The Doctor seolah nggak serius mengejar JL. Padahal laju M1-nya bisa mendekat dalam 4 lap terakhir. Mungkin akan lain ceritanya jika yang di depannya saat itu anak Honda atau Ducati, bisa jadi M1-nya akan dibawanya kian laju.

Rossi sendiri mengakui pace-nya dengan Lorenzo seimbang. Tapi tak ingin ambil risiko dengan memaksakan kejar dan pepet rekan setimnya itu demi keselamatan sendiri. Tentunya juga keselamatan Lorenzo yang sama-sama membela Semkin Di Depan. “Saat Valentino mendekat saya waswas dan mulai berjaga-jaga karena sempat berpikir akan bisa ia kalahkan,” jujur Lorenzo dan juga jujur mengakui seniornya itu saat balapan punya strategi matang. 

Rossi sendiri menolak anggapan tak bernafsu mengejar dan coba mengalahkan Lorenzo. Ia cenderung cari aman.“Bukan begitu. Dari awal karir dulu saya selalu berpikir kalau finish nomor dua maka itu berarti hasil dan balapan yang bagus,” ujar Rossi diplomatis dan malah lebih suka membahas kemungkinan balap di seri berikutnya, GP Belanda di Sirkuit Assen yang karakternya  juga cocok buat Yamaha dan dirinya.

“Selisih poin tinggal 1, balapan berikutnya pasti sangat menarik. Di Catalunya kami sudah mulai dapatkan set up yang lebih nyaman dan itu yang lebih penting buat saya karena kesulitan dalam tiga race sebelumnya. Motor saya mulai mengimbangi Jorge dan sepertinya bisa mengalahkannya dalam kesempatan berikut. Hanya perlu tingkatkan penampilan di kualifikasi agar dapat posisi start yang lebih baik,” tandasnya. Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

MotoGP 2017: Perancang Sirkuit Kelas Dunia, Tinjau Sentul Siap-Siap

MotoGP 2015 Catalunya (Tes): Marquez Balik ke Sasis 2014

MotoGP 2015 Catalunya (Pasca Race): Tak Pakai SSG, Suzuki Langsung Ampun di Garis Start

MotoGP 2015 Catalunya (Tes): Rossi dan Lorenzo Cuma Makan Siang, Sasis Baru Bisa Di Aragon

BAGIKAN