nhk

MotoGP 2015: Di Mata Bos Dorna, Kini India Lebih Penting dari Indonesia

 

ManiakMotor – Promotor MotoGP Dorna Sports sesungguhnya dari ‘tahun tiga’ sudah ingin menghelat MotoGP di Indonesia. Sayang, respons dari negeri ini belum seperti yang mereka harapkan. Tidak ada trek yang memadai karena Sentul harus direnovasi total. Jangankan MotoGP, event Dorna semacam Asia Talent Cup saha dicabut dari Sentul.

Tak salahlah kalau orang-orang marketing Dorna sampai pada CEO-nya Carmelo Ezpeleta bergerilya ke sejumlah negara Asia lainnya. Tujuannya menambah porsi balapan yang saat ini 18 race menjadi 20 race di serial berikutnya. Tak dapat Indonesia, Dorna punmelirik Singapura dengan memanfaatkan trek Johor di wilayah Malaysia, berikutnya ada Thailand yang baru selesai membangun sirkuit baru. Keduanya sudah dapat janji-janji disinggahi MotoGP. Cina dan India pun dibidik yang bisnis sepedamotor sangat kencang seperti Indonesia.

Qatar selaku tuan rumah Asia ke-3 setelah Jepang dan Malaysia memang punya daya tarik tersendiri. Di Losail satu-satunya race yang berlangsung malam hari. Tapi, dari aspek promosi, perhelatan di sana tak cukup memuaskan. Penonton yang hadir saat balapan di Qatar sangat sikit, lebih banyak onta yang berkeliaran di luar pagar sirkuit, hehe.

Kabar terakhir, Dorna membidik India menjadi penyelenggara. Selain karena populasi motor yang gede-gedean di India, faktor lain adalah keterlibatan industry motor negeri itu (Mahindra) di Moto3. Tahun ini, misalnya, tercatat 4 tim Moto3 yang menggendong mesin bikinan Mahindra. “Itu salah satu alasan  India penting menjadi tuan rumah. Akan lebih bagus lagi kalau India punya pembalap di kejuaraan ini, tapi sayangnya belum terpenuhi. Yang jelas, India adalah pasar yang penting buat balapan ini,” ujar Ezpeleta.

Sekarang beliau bilang begitu. Padahal, sejak beberapa tahun lalu ia selalu memuji Indonesia dan bilang negeri ini yang pantas menjadi tuan rumah lagi karena bisnis sepedamotor dan penggemar balapnya sama-sama besar. “Banyak negara Asia yang ingin jadi tuan rumah,” tambahnya sembari menegaskan rencana menambah jumlah balapan menjadi 20 ronde pada musim 2017.

Ia tak sebut negara mana saja yang minta. Pastinya bukan Indonesia ya? Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 (Jelang Tes Sepang 1): Suzuki Mulai Masuk Perang Sungguhan

MotoGP: 25 Daftar Nama Pembalap MotoGP 2015, Hanya Satu Sang Juara

MotoGP 2015 Test Sepang1: Kata Crutchlow Motor Pabrik Selangkah Di Depan, Bisa Dikejar

MotoGP 2015: Lagi, Honda Sayangkan Indonesia Tak Ikutan MotoGP

BAGIKAN