nhk

MotoGP 2015: Ducati Yakin Performa GP15 Akan Melawan

 

ManiakMotor – Ducati asli memanfaakan 12 mesin per musim sesuai aturan Open Class 2014. Ora urus tak semua mesin bisa dimaksimalkan. Alasannya,  Desmosedici GP14 punya beberapa tipe. Kalau bukan mesin yang berubah, sasis yang berkembang. Sehingga dudukan mesin sebelumnya tak bisa digunakan pada dudukan mesin edisi selanjutnya.

Toh memang itu tujuannya Ducati ke Open Class untuk gonta-ganti mesin yang dieksperimen. Makanya ada tiga pengembangan yang dilakukan. Yakni Desmosedici GP14, GP14,1, dan GP14.2. Khusus GP14,5 yang digunakan saat test pramusim.

Katanya akan muncul selanjutnya GP15 karena memang sekarang sudah tahun 2015. Pokoknya mesin itu dari segi konsep sangat radikal. Entalah masih menggunakan metode mensin  ‘L’ atau berubah jadi murni mesin V. “Soal itu nanti akan ketahuan saat GP15 benar-benar muncul,” sebut Gigi Dall’Igna, pentolan Ducati Racing yang membawa perubahan besar 2014.

Setiap perkembangan tipe kelihatannya ngaruh walau hanya di single lap macam sesi latihan dan QTT. Untuk balapan dua kali podium, walau belum juara seri. GP14,2 adalah yang muncul dengan dimensi yang lebih ramping. Soal ramping ini lantaran dipengaruhi batok-batok mesin yang lebih kecil dan sasis yang slim, otomatis tak butuh plastic bodi fairing yang kedodoran.

Menurut pembalapnya Andrea Dovisizioso setiap tipe punya kelebihan sendiri. “Yang GP14,2 lebih lincah. Saya berharap agresifnya akan terbawa sampai GP15 dengan tenaga yang pas,” jelas Dovi yang bikin dua podium dan tiga start front row pada 2014. Tentu podiumnya didapat dengan tipe-tipe Desmosedici yang berbeda. Yang jelas GP14,2 diaggap gesit dengan bukti mampu menguntit Marquez saat Q2 di GP Jepang dan membuatnya pole position.

Kembali ke Gigi yang mengaku sangat sibuk meriset GP15. Sehingga, Gigi mengaku tak bisa mengendalikan atau mendampingi pembalapnya satu per satu sepanjang 2014. Ia mencontohkan Cal Crutchlow yang semestinya bisa ia elus prestasinya. “Tapi bukan itu fokus saya 2014. Fokusnya menciptakan motor yang kompetitif,” jelas Gigi yang mengaku akan memaksimalkan ektronik Magneti Marelli dengan injeksi  EVO 2 TCF (Throttle Control & Feedback).

Tapi syaratnya konstruksi mesin yang radikal benar-benar muncul sesuai mimpinya untuk menghapus penyakit Ducati yang malas belok. Katanya juga, jika semua itu berjalan, ia mampu mendampingi pembalap Ducati satu per satu untuk membaca feeling mereka. Feeling sesuai karakter masing-masing joki terhadap tipikal Ducati yang mereka kehendaki. Namun Gigi sendiri belum bisa memastikan munculnya GP15, bahkan masih ragu digunakan latihan pramusim di Sepang, Februari 2015.

Begitu… Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015: Mengukur Ketangkasan Rossi Vs Marquez Dari Segi Umur

MotoGP 2015: Bukan Rossi, Tapi Lorenzo Yang ‘Dibidik’ Marquez

MotoGP 2015: Honda Merendah, M1 Lorezo/Rossi Akan Menyulitkan RC213V Marquez

MotoGP 2015: Perang Besar The Fantastic Four, Rossi Reborn, Pedrosa Buka Celah

 

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353