nhk

MotoGP 2015: Honda ‘Takut’ Stoner Pindah Ke Merek Lain, Hubungan Dijaga Sebagai Tester

ManiakMotor – Umur masih 29 tahun. Skill juga belum melorot. Keterampilan sudah teruji lewat dua kali juara dunia 2007 dan 2011. Itu didapat dengan merek berbeda pula. Macam itulah Casey Stoner. Maka usaha Honda lewat  Honda Racing Corporation untuk tetap menggunakan jasanya dengan kontrak testing, adalah bentuk pemagaran agar tak diutak-atik merek lain.

Stoner masih diikat dengan kontrak sampai 2015 yang kerjanya hanya mencoba motor yang akan dipakai Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Selain itu menjaga hubungan silaturahim tetap terjalin. Itu yang lebih penting dari kontrak. “Saya telah berbicara dengan Nakamoto san.  Kami telah mencapai kesepakatan melanjutkan kerjasama. Saya bersiap ke  Sepang dalam beberapa minggu  ke depan,” kata Stoner.

Stoner dijadwalkan akan menguji produk Honda RC213V untuk edisi 2015 dalam dua hari. Tepatnya 29 dan 31 Januari 2015. Itu agenda testing motor sebelum test resmi bersama yang pertama pra-musim agenda IRTA. Jadi saat ditest Marquez dan Pedrosa, RC213V  sudah siap, tinggal ubah-ubah sikit sesuai maunya Pedrosa dan Marquez, karena dasarnya sudah ada dari Stoner.

Shuhei Nakamoto,  HRC Executive Vice President langsung angkat bicara. Katanya pertama ia menguncapkan Happy New Year! “Casey (Stoner ) pada 2015 tetap melanjutkan hubungannya dengan Honda. Senanglah mampu menjaga Casey tetap jadi keluarga Honda. Masukan dia terhadap HRC sangat berharga. Kami beruntung memiliki test rider yang mampu mendorong performa RC213V ke level atas,” jelas Nakamoto.

Omongan Nakamoto yang ‘mejaga’ tetap keluarga Honda sama dengan jaminan, Stoner bukan jadi lawan. Ya siapa tahu Stoner masih dikilik-kilik merek lain untuk kembali ke MotoGP. Karena siapa yang tidak tgertarik dengan mantan juara dunia yang umurnya masih produktif. Saat pamit dari MotoGP pun prestasinya masih papan atas.  

Di samping itu, memang sungguh beruntung Honda memiliki tester sekaliber Stoner. Ia mampu mencoba motor sampai limit. Maksudnya, motor dicoba sampai kecepatan sama dengan pembalap utama yang menggunakan motor tersebut. Kelemahan motor akan segera terdeteksi dan segera pula diatasi. Apalagi karakter Marquez dan Stoner serupa. Kloplah. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015: Potensi Suzuki Lebih Besar Dari Aprilia

MotoGP 2015: Bautista Prediksi Redding Ancam Marquez Dan Rossi, Karena Pakai Brembo Dan Ohlins

MotoGP 2015: Strategi Aprilia Pakai 2 Pembalap STW, Riset Berjalan Sembari Ancam Ducati

MotoGP 2015: Inggris vs Inggris, RC213V vs M1

MotoGP 2015: Dari RC213V ke M1 Open Class, Bradl Dapat Target Berat

 

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353