nhk

MotoGP 2015 Indianapolis (Jelang Race): Tantangan Besar Lorenzo, Buah Simalakama Buat Rossi

 

 

ManiakMotor – Hasil GP Indianapolis pada Minggu (9/8) di Amrik atau menjelang Senin (10/8) subuh benar-benar krusial bagi trio Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. Strategi tingkat tinggi tengah dimainkan.

Repsol Honda dan Movistar Yamaha tentu sudah rancang strategi dan misi di raceday berdasarkan evaluasi sesi FP dan kualifikasi. Namanya strategi khusus tentu tak diumbar lewat media. Jadi, elmu kira-kira yang dimainkan tapi tentu saja logis dan berdasarkan tradisi yang berlaku di kompetisi kelas dunia.

Misi istimewa Honda tentu saja membawa Marquez dan Dani Pedrosa finish 1-2 untuk mendekatkan Marquez kembali dengan Rossi dan Lorenzo di papan klasemen. Pedrosa kudu bantu Marquez dan inilah saatnya perlu bantuan rekan satu tim. Kalau bisa, Pedrosa harus jaga Lorenzo sejak garis start dan biarkan Marquez menjauh.

Beda dengan Movistar Yamaha. Kedua jokinya bersaing ketat di kejurdun dengan gap hanya 13 poin. Dalam situasi terkini Indianapolis di mana Lorenzo lebih kompetitif dibandingkan Rossi, tentu saja layak mendorong Lorenzo ke tangga juara. Ia punya potensi mengalahkan Marquez sekaigus melemahkan Si Marquez di kejurdun. Jika Marquez kalah di Indianapolis maka sudah mustahil rasanya ia bertarung di kejuaraan dunia. Tinggal Lorenzo dan Rossi yang bersaing dalam 8 ronde ke depan.

Itu artinya misi Yamaha sudah tercapai, yakni menjadikan joki M1 menjadi juara dunia 2015. Seterusnya biarlah Rossi dan Lorenzo saling baku pukul untuk kejar target pribadi. Bagi Lorenzo, GP Indianapolis menjadi tantangan sekaligus kesempatan besar. Kesempatan menyingkirkan Marquez lebih awal di kejurdun sekaligus merapatkan jarak dengan Rossi. Jika sulit kalahkan Marquez, target realistisnya  finish di depan Rossi.

Sebaliknya buat Kang Rossi, situasi Indianapolis bak makan buah simalakama. Dimakan bapak mati, tak dimakan ibu yang mati. Ia bingung berharap siapa yang juara antara Marquez atau Lorenzo. Jika Mrquez menang maka kiprah anak muda Spanyol itu bisa lebih sadis di 8 ronde berikutnya dengan status peluang lebih terbuka di kejurdun. “Tak bisa mengabaikan Marc meski peluangnya sangat kecil. Sepanjang masih punya peluang, ia akan selalu berbahaya,” ucap Rossi.

Sebaliknya jika Lorenzo yang juara maka jarak poin dengan Rossi semakin mepet. Apalagi jika Rossi berada di luar podium, katakanlah finish ke-4, maka selisih poin keduanya tinggal 1 poin. Secara pribadi, itu jelas tak disukai Rossi meski pada sisi yang berbeda ia sudah terbilang aman dari kejaran Marquez.

Jalan terbaik memang fight ke podium. Syaratnya bisa kembangkan kecepatan M1 pada sesi warm up jelang balapan hari ini. Kalau tetap tak bisa maka berharaplah pada kemujuran. Seperti dikatakan Lorenzo, “Balapan akan sangat panjang.”

Artinya, banyak hal tak terduga bisa terjadi pada 27 lap durasi lomba. Ya begitu elmu kira-kiranya yang sangat kira-kira Masbro! Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Indianaplis, Amerika Moto2, Moto3, 7 – 9 Agustus 2015

MotoGP 2015 Indianapolis (Jelang Race): Sudikah Pedrosa Menolong Marquez?

MotoGP 2015 Indianapolis (Jelang Race): Lirik Rossi, Lorenzo Butuh Tambahan 0,1 Detik, Nyikat Marquez

MotoGP 2015 Indianapolis (Jelang Race): Depak Rossi Dari Podium, Target Ambisius Honda

MotoGP 2015 Indianapolis (Jelang Race): Rossi Tak Berani Bidik 3 Besar

BAGIKAN