nhk

MotoGP 2015 Jelang Amerika: Menurut Rossi M1 Berat Di Dua Trek Lurus Austin, Tetap Kans Podium

 

ManiakMotor – Sirkuit Austin memang aneh. Bila disebut trek cepat, nggak juga, karena rata-rata top speednya hanya 159 km/jam. Bandingkan dengan Silverstone yang rata-ratanya 173 km/jam disebut trek cepat. Atau Mugello yang rata-rata atau average speed-nya setara Silverstone yang diklaim sebagai sirkuit kecang.

Kendati di Austin ada dua trek lurus yang salah satunya 1.200 meter. Tapi di Austin dibagi 20 tikungan yang panjangnya 5.5 km. Kebanyakan tikungannya malah stop and go. Dan inilah sirkuit terberat M1 Valentino Rossi dari bukti dua penampilannya yang sama sekali tak dapat piala. Ya nggak naik podium bro. Tahun lalu dia hanya ke-8, tahun sebelumnya hanya ke-6. Jauh kan.

Dua kali tampil di sana – karena Austin baru dua kali menghelat MotoGP – M1 saat itu kedodoran di trek lurus dan ampun-ampunan pula di tikungan-tikungan pendek yang berdekatan. Kan saat itu M1 belum pakai full SSG yang belum mulus mengumpan pernsneling ke gigi rendah. “Tahun-tahun sebelumnya, motor sudah berusaha disetel bagus. Tapi dua trek lurus panjang itu jadi titik lemah motor,” jelas Rossi soal Austin.

Bisa dipahami, wah kayak ngerti aja. Trek lurus Austin  dihadang tikungan ‘mati’, tapi nggak ada gambar tengkorak di situ, juga tak perlu membunyikan klason. Sudutnya sangat tajam dari kencang bangat dipaksa motor pelan sakali. Saat itu keluhan Rossi adalah rem dan distribusi bobot. Repot menghendling itu ditambah girboks M1 dua kali tampil di sana masih standar turun giginya.

Karena itu Rossi memancang podium untuk tahun ini. Alasannya, M1-nya bisa diadu setelah menikmati performa di Losail. Katanya M1-nya itu sangat meningkat setelah memperbarui beberapa komponen penentu. Sayang tak disebut satu-satu bro. Salah satunya Rossi sudah merasakan fungsi girboksnya. Ia bisa memainkannya sesuai fungsinya ketika bertarung sungguhan. Ternyata enak.

Itu  dibutuhkan di tikungan-tikungan rapat Austin, terutama lagi menjinakan M1 usai dari dua trek lurus Austin untuk masuk tikungan tengkorak tadi. “Walau berat, kansnya tetap tebuka untuk podium. Saya menyukai beberapa tikungan Austin. Yang jelas podium itu bisa diperoleh dengan kondisi motor saya saat ini,” janji Rossi.

Mendingan awal-awalnya pura-pura pelan dulu, hehe. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Austin: Rossi Incar Podium, Itu Target Realistis

MotoGP 2015 Jelang Amerika: Marquez Tahu Duluan M1 Rossi Kencang DI Ronde 1

MotoGP 2015 Jelang Austin: Pedrosa Masuk Kamar Operasi, Aoyama ke Austin

MotoGP 2015 Jelang Austin: Pedrosa Belum Pasti Balapan, Aoyama Pemain Cadangan

BAGIKAN