nhk

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Iannone Cidera Lagi, Rawan di Posisi 4 Besar

 

ManiakMotor – Andrea Iannone sempat bikin geger awal musim 2015 dengan besutan Ducati GP15.  Sayang sejak pertengahan musim mulai kendur dan bisa jadi semakin kendur sampai akhir musim.

Didapuk jadi joki pabrikan Ducati pada musim ini, target yang dipancang Iannone terbilang sederhana namun juga keren. Yakni mengalahkan pembalap  number one Ducati bernama Andrea Dovizioso. Buat Iannone, paramater sukses tidaknya ia musim ini hanya satu hal: jika meraih hasil lebih dari Dovi di akhir musim.

Semangat itu yang membuat Ian selalu pol-polan di awal musim dan bertepatan dengan meluncurnya GP15 yang lebih kompetitif. Dalam 6 balapan awal, ia dua kali podium: urutan tiga di Qatar dan runner up di Mugello. Sayang, kecelakaan hebat kala tes di Mugello membuat Ian harus masuk kamar bedah. Tulang bahunya retak, namun semangat tempur yanhg tinggi masih membawanya finish di urutan 4 GP Catalunya dan GP Assen meski bahunya masih harus dibalut.

Apes tak bisa ditolak dan bisa terjadi kapan dan di mana saja. Saat itu bahu sudah pulih, Ian kembali alami kecelakaan dalam sesi latihan pribadi pada Rabu petang lalu. Ia coba lindungi bahunya dengan lengan, tapi tetap saja sia-sia. Tulang bahunya kembali bergeser, doski harus balik ke klinik.

Hasil scan menunjukkan ia masih bisa tampil pada GP Aragon 27 September tapi pastinya kondisi bukan 100%. Ia dan Ducati pun memutuskan menghindar dari proses operasi sampai akhir musim. Tetap lakoni pertarungan lima seri ke depan dan setelah itu baru masuk kamar bedah.

“Ia rawat jalan,” kata dokter yang merawatnya, dengan cara menjalani terapi Tecar. Itu terapi modern menggunakan perangkat elektronik magnetik yang menstimulus percepatan tersambungnya tulang yang bergeser.

Bagi Iannone, lima seri berikut sangat penting untuk mempertahankan posisi di 4 Besar di bawah Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. Ia akan bela-belain menahan sakit saat lomba dibandingkan posisinya dibiarkan rawan diambil alih Bradley Smith, terlebih lagi Dovizioso.

Total poin Ian saat ini 159, sedangkan Smith dan Dovi masing-masing 135 dan 128. Artinya, ia harus tetap fight dengan bahu terbalut karena sekali saja tak dapat poin maka hilanglah posisi terbaiknya sejak di MotoGP itu. So, masih akan terlihat duel klasik sesama GP15 di Aragon dan seterusnya. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Aragon: 80% Untuk Rossi, Lorenzo Cuma 20%

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Dalam Hati Biaggi Unggulkan Lorenzo, Rossi Di Kepala

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Jatuh dan Pingsan, Lorenzo Juara

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Lorenzo Berhenti Mengeluh, Bisa Kejar Rossi Dalam 4 Laga

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Kudu Waspada, Bahaya Jika Sekali Saja DNF

BAGIKAN