nhk

MotoGP 2015 Jelang Aragon: M1 Sekarang Cocok Dengan Aragon

 

 

ManiakMotor – Direktur Movistar Yamaha Massimo Meregalli merasa yakin pengembangan teknis M1 tahun ini lebih cocok dengan lay out Aragon. M1 sudah bisa beradaptasi dengan 4 tikungan lambat. Di situ distribusi bobot M1 oke berubang arah, pengereman terukur dan akselerasi halus namun kuat  dari  17 tikungan Aragon.

Dampak dari sasis baru. Sasis yang mempu membawa mesin M1 laju di sudut-sudut yang sulit. Tentu saja terbatu oleh SSG komplet yang naik-turun giginya sudah sama halus yang dipakai awal tahun ini. Sehingga masuk tikungan M1 lebih mau diperintah, karena deselerasinya lebih halus yang tidak banyak terpengaruh perubahan  reduksi girboks. Sebelumnya kan hanya SSG untuk naik gigi ketika akselerasi. Itu tanpa mengabaikan paket kecil-kecilan hingga M1 seperti saat ini.

Hal sama diyakini Jorge Lorenzo, joki M1 tercepat sekaran. Di sirkuit-sirkuit yang dulu sulit buat M1, tapi sekarang bisa melawan dan bahkan juara. Contoh di Ceko.  “Sesungguhnya Aragon bukan trek favorit saya meski punya prestasi bagus di sana. Tapi, dengan berbagai kemajuan dalam pengembangan motor, saya kira kami kini bisa mengimbangi Honda di sana,” papar JL yang lebih memperhitungkan Marc Marquez sebagai penantang meraih juara ketimbang Valentino Rossi.

Memang sih dipukul rata di semua single lap, JL unggul antara 0,3 sampai 0,6 detik terhadap Rossi. Jarang sekali Rossi bisa menekuk Mas JL di single lap semacam sesi Free Practice atau Q2. “Tapi, itulah, Valentino selalu tampil beda saat raceday. Ia sangat berpengalaman yang ia gunakan pengalaman itu menjadi keuntungan. Tapi, seperti sebelumnya saya katakan, jika balapan normal maka saya bisa mengalahkannya,” kata JL yang memang akan memanfaat tikungan-tikungan cepat di Aragon.

Seperti halnya Rossi, JL juga bilang sesi tes Yamaha tempohari membuatnya lebih percaya diri di Aragon. Walau kata mereka tes kurang memuaskan, paling tidak mereka langsung tune in  dengan setelan dasarnya. Tapi itu tadi, yang dikhawatirkan hanyalah hujan meski tahun lalu juga sempat hujan dan nyatanya JL keluar sebagai pemenang di akhir lomba.

Soal selisih poin dengan Rossi saat ini, JL mengaku tak ingin jadi baban mentalnya menjelang balapan. Ia mau fokus dan konsentrasi menjadi juara saja, artinya harus siap tarung dengan Marquez. “Memang tengah genting dalam hitung-hitungan poin dan Aragon salah satu penentu. Saya tak ingin terbebani, tak pernah menyerah. Harus menang dan idealnya Marc podium kedua dan Valentino ketiga,” harap JL. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Siapkan Cerita Baru di Aragon, Punya Modal Baru

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Kisah Sedih Marquez dan Pedrosa di Aragon

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Lorenzo Bangga Melawan Rossi, Hajar di Semua Tikungan

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Belum Saatnya Main Aman, Rossi Masih Harus Kalahkan Lorenzo

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Merasa Lebih Jago, Lorenzo Yakin Bisa Kalahkan Rossi

BAGIKAN