nhk

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Jatuh dan Pingsan, Lorenzo Juara

 

 

ManiakMotor – Hujan membuat seri Silverstone dan Misano ibarat main lotere, untung-untungan. Tak mustahil seri Aragon pada 27 September juga hujan macam tahun lalu dan kembali main lotere. Menarik menyimak ulang drama tahun lalu di Aragon.

Judul di atas memang gambaran raceday musim 2014. Benar-benar dramatis karena awal balapan berlangsung hujan dan di tengah lomba juga ada pergantian motor para pembalap. Drama pertama menimpa Valentino Rossi di lap ke-4. M1-nya slip dan terlempar ke gravel. The Doctor guling-gulingan dan brukkk…ternyata badannya tertimpa oleh motornya sendiri yang terbanting-banting. Ia harus dibawa ke pusat medis dan dikabarkan sempat pingsan sejenak. Tentu saja statusnya DNF alias do not finis  seperti foto di atas.

Drama berikutnya menimpa Marc Marquez dan Dani Pedrosa, duo Honda yang saat itu memimpin balapan. Keduanya ogah masuk pit untuk ganti motor. Akibatnya, mereka jatuh dan meski bisa bangkit lagi akhirnya finish di urutan 13 dan 14.

Saat MM dan DP masih bertahan, Jorge Lorenzo sudah masuk pit dan ganti motor. Tanpa lawan yang sepadan, akhirnya JL meraih juara kali pertama di Aragon sekaligus kemenangan perdananya pada 2014 itu. Aleix Espargaro dan Cal Crutchlow menemaninya di podium.

Kenangan dengan kesan berbeda itu tentu belum hilang dari ingatan VR46 dan JL. Rossi tak perlu trauma, tapi ia akui sulit melawan Marquez dan JL di Aragon. Rossi kurang suka karakter Aragon yang anticlockwise alias berlawanan dengan arah jarum jam, terdiri dari 17 tikungan (kiri 10 dan kanan 7). “Ini trek yang bukan favoritku. Selalu menyulitkan di sana,” kata Rossi yang memang tak pernah menang di Aragon.

Meski sukses ‘mengalahkan’ hujan di Aragon tahun lalu, JL sama sekali tak berharap situasi sama terjadi pada raceday 27 September mendatang. Ia lebih suka dan lebih yakin bisa mengalahkan Rossi pada lintasan kering. “Potensi memang lebih besar jika balapan berlangsung normal, speed saya lebih baik. Jika lima balapan berikutnya kering, kesempatan menjadi juara dunia masih terbuka. Saya tak akan menyerah,” tegas JL usai kandas di Silverstone.

Siapapun belum tahu macam mana situasi GP Aragon nanti. Seperti sebelumnya, banyak hal di luar dugaan bisa terjadi. Yang jelas, perburuan poin VR dan JL sangat krusial. Keduanya masih butuh saling mengalahkan. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Lorenzo Berhenti Mengeluh, Bisa Kejar Rossi Dalam 4 Laga

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Kudu Waspada, Bahaya Jika Sekali Saja DNF

MotoGP 2015 Misano (Pasca Race): Redding Tinggalkan Honda Dengan Manis

MotoGP 2015 Misano (Jelang Aragon): Rossi Akui Cari Aman, Pentingkan Poin

MotoGP 2015 Misano (Pasca Race): Bisa Singkirkan Rossi, Ini Syarat Buat Lorenzo

BAGIKAN