nhk

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Punya Pengalaman Mengolah Point

 

ManiakMotor – Ini masih lanjutan cerita sesepuh MotoGP si kakek Giacomo Agostini. Dia bilang kelebihan Valentino Rossi soal mengelola pointnya di klasemen. Sampeyan yang baca terutama penggemar MotoGP pasti tahu secara sadar atau tidak soal itu. Untuk mengetahui caranya lihat  sepanjang 12 seri 2015 Rossi selalu podium alias konsisten. Pondium itu tentu saja didapat dari kemampuan membalap sekaligus mengembangkan M1-nya.

Rossi gagal ke mimbar juara hanya di Misano, tapi lawan terdekatnya di klasemen Jorge Lorenzo justru tak finish. Itulah yang disebut Agostino kemahiran Rossi mempertahankan poin untuk kejuaraan menyeluruh. “Valentino tahu yang harus dia lakukan memelihara point, saat punya kesempatan dan di saat tertekan. Dia banyak pengalaman untuk itu,” jelas Agostini yang sebangsa dengan Rossi di Italia.

Boleh dikata – maksud Agostini yang tidak dikatakannya – maka portal ini menganalisnya, sembari mengerahkan otot dan keterampilan mengemudi, Rossi juga putar otak. Otaknya menghitung pundinya agar tak hancur secara rata-rata dalam model event berseri seperti MotoGP. Yang ada lawam malah hancur sendiri seperti susah payahnya Marc Marquez mempertahakn juaranya yang ingin diambilnya kembali 2015.

Kan biasanya saat tertekan, justru nafsu ingin lebih kencang yang malah hasilnya kehilangan banyak. Bisa jadi itu juga yang terjadi pada Lorenzo di Misano saat tertekan di klasemen. Sehingga Lorenzo lupa kompon bannya belum terlalu panas bersenyawa dengan aspal, tapi M1-nya sudah dibetot sejadinya. Ya terpeleset.

Maklumlah bro, Rossi pembalap tersenior saat ini di MotoGP. Bukan sekadar umur 36 tahun, tapi senior pula dalam keahlian mengendara. Misal senior banyak-banyakan rekor kecepatan, rekor juara dan rekor-rekor lain dihitung pada semua peserta 2015 yang masih aktif.  Bahkan rekor pengumpul poin yang saat ini diburunya. “Selain pengalaman, Valentino unggul dalam mental karena sedang memimpin poin dan jadi modalnya mengelola balapan dalam lima seri sisa 2015,” tambah Agostini.

 Karenanya Agostini  memberi peluang 80 persen buat Rossi dan 20 persen buat Lorenzo. Itu hitung-hitungannya yang berlanjut ke ronde 14 di sirkuit Aragon, Spanyol pada 27 September nanti. Tunggu saja. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Iannone Cidera Lagi, Rawan di Posisi 4 Besar

MotoGP 2015 Jelang Aragon: 80% Untuk Rossi, Lorenzo Cuma 20%

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Dalam Hati Biaggi Unggulkan Lorenzo, Rossi Di Kepala

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Jatuh dan Pingsan, Lorenzo Juara

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Lorenzo Berhenti Mengeluh, Bisa Kejar Rossi Dalam 4 Laga

BAGIKAN