nhk

MotoGP 2015 Jelang Austin: Rossi Incar Podium, Itu Target Realistis

 

 

ManiakMotor – Valentino Rossi justru mengakhiri GP Qatar sebagai juara. Sebuah kejutan manis. Berlanjutkah kejutan itu di GP Austin, Texas, AS, yang sesi latihannya pada 10 April? Austin adalah sirkuit komplet dengan panjangnya yang 5.5 km dengan trek lurus terpanjang di dunia dengan 1.2 km. Ada tapinya, 18 tikungannya gabungan kencang dan lambat.  Dari 20 tikungan ada 11 ke-kiri dan 9 ke kanan, karena arahnya berlawanan jarum jam.  

Tanda tanya besar buat fans, bahkan bagi The Doctor sendiri sekaligus jadi tantangan tersendiri. Dari 18 sirkuit serail 2015, hanya di dua sirkuit saja The Doctor belum pernah naik podium. Yakni Austin dan Tarmas de  Rio Honda Argentina. Di Austin 2013, Rossi finish ke-6. Tahun lalu urutan 8 dengan selisih waktu 45 detik dari Marc Marquez sang juara. Sementara di Aregentina yang kembali gelar MotoGP pada tahaun lalu, Rossi lewati dengan posisi ke-4.

Kemenangan di Qatar jelas melipatgandakan kepercayaan dirinya ke Austin. Perkembangan speed M1 yang konsisten dan signifikan di Losail, juga jadi pertanda baik menuju benua Amerika. “Tapi, secara teknis kami terkendala di Austin. Meki selalu berusaha membuat setingan terbaik, faktanya selalu sulit buat M1 di Austin. Dua trek lurus yang sangat  panjang adalah titik lemah M1 di sana,” ucap Rossi.

Bukan The Doctor namanya kalau kemudian pasrah setelah dua kali gagal. Rossi justru tertantang untuk meraih hasil lebih baik di Austin kali ini. Podium adalah target realistis, meski gelar juara bukan tak mungkin diraih seperti di Qatar.

“Di luar trek lurusnya,  saya sangat menyukai beberapa tikungan di sirkuit yang super modern itu. Lay out tikungannya sangat mengasyikkan. Meski tak akan mudah, saya kira punya kans ke podium kali ini. M1 alami pengembangan teknologi musim ini dan itu akan sangat membantu,” tambah Rossi yang M1-nya sudah dipasok SSG untuk naik dan turun gigi.

Saat jeblok di sesi Q2 GP Qatar, Rossi juga bilang akan sulit bersaing ke baris depan. Tapi, nyatanya doski bisa bikin perbedaan dengan skill tingginya menyalip sejumlah pembalap dan akhirnya number one di garis finish. Akankah demikian juga di Austin? Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Amerika: Marquez Tahu Duluan M1 Rossi Kencang DI Ronde 1

MotoGP 2015 Jelang Austin: Pedrosa Masuk Kamar Operasi, Aoyama ke Austin

MotoGP 2015 Jelang Austin: Pedrosa Belum Pasti Balapan, Aoyama Pemain Cadangan

MotoGP 2015 Jelang Austin: Head On Versus RC213V, Peluang GP15 Jadi Jurdun

BAGIKAN