nhk

MotoGP 2015 Jelang Brno: Bos Ingatkan Rossi dan Lorenzo, Musuh Mereka Adalah Honda

 

 

ManiakMotor – GP Brno di Rep. Ceko tetap bisa digelar sesuai jadwal setelah pemerintah pusat campur tangan. Ke sanalah rombongan MotoGP berlaga untuk ronde ke-11 pada 14-16 Agustus. Tensi di level atas pun semakin tinggi.

Tiga balapan beruntun (Assen, Sachsenring, Indianapolis), Marc Marquez si anak Honda sukses meraup 70 poin. Itu membuat peluang kembali menyala di kejurdun, mengejar duet Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang masih kokoh di urutan 1 dan 2.

Di sisi lain rivalitas di kubu Yamaha pun kian tajam karena kini JL hanya tertinggal 9 poin dari VR46 dari sebelumnya 13. Komentar mereka seusai GP Indianpolis pun jelas menggambarkan persaingan  pribadi. “Aku sempat khawatir saat berada di urutan 4 dan melihat Jorge paling depan, itu berarti kepotong 12 poin dari Jorge.  Katenanya berusaha keras salip Dani (Pedrosa). Aku lebih butuh tambahan poin dibandingkan dirinya dengan persaingan Jorge,” kata Rossi.

Lorenzo pun akui kalah fisik di bagian akhir balapan, pun mensyukuri posisi runner-up yang membuatnya lebih dekat dengan poin The Doctor. “Saya hanya kehilangan 5 poin dari Marc, tapi unggul 4 poin dari Valentino. Ini bahkan layak dirayakan,” komentar JL.

Itu gambaran betapa dua joki M1 saling lirik dalam perburuan gelar. Baru sebatas komentar, belum sikut-sikutan di lintasan macam musim 2009 yang’perang total’ di dalam dan di luar lintasan. Kebetulan dalam 10 ronde 2015 sebelum ini, keduanya belum pernah clash di lintasan, belum pernah head to head atau duel sengit berdua. Macam mana kalau itu terjadi dalam 8 ronde sisa?

Direktur Tim Movistar Yamaha mengaku sudah mengantisipasi hal itu sejak dini. Caranya adalah dengan memberikan perlakuan sama dan seimbang untuk dua pembalapnya, tak ada pilih kasih sebagaimana terkesan pada musim 2009.

Selain itu, kata Jarvis, kedua rider-nya kini sudah dewasa dan profesional serta paham pada tugas dan peran masing-masing. “Musuh mereka sesungguhnya adalah Honda, bukan satu sama lain. Itu yang harus ditekankan,” tegas Jarvis.

So, itu sesuai analisis sebelumnya di portal ini Brosist. Bahwa, kepentingan pertama Yamaha adalah memastikan jokinya meraih gelar dengan terlebih dahulu memutus peluang Marquez. Setelah itu tinggal Rossi dan JL bertarung pol-polan dengan syarat aman dan tak tidak jorok. Pertanyaannya, bisakah mereka memyikat marquez di Brno, atau malah mulai saling sikat secara terbuka? Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

MotoGP 2015 Indianapolis (Pasca Race): Giliran Pedrosa Yang Dikagetkan Rossi

MotoGP 2015 Indianapolis (Pasca Race): Logis Kalau Lorenzo Bilang Capek

MotoGP 2015 Indianapolis (Pasca Race): Marquez Tambah Umur di Kejurdun, Target 716

MotoGP 2015 Indianapolis Pasca Race: Musuh Rossi Kelembaban Udara, Karakter Sirkuit Juga

BAGIKAN