nhk

MotoGP 2015 Jelang Catalunya: Kontinyuitas vs Kualitas, Rossi vs Lorenzo

 

ManiakMotor – Ronde 7 di Barcelona nanti bisa jadi saatnya Jorge Lorenzo menggusur Valentino Rossi di pucuk pimpinan klasemen. Jika komposisi podium macam GP Italia lalu, maka rela tak rela Rossi harus serahkan tongkat pemimpin kepada JL.

Sebagai warga Barcelona, Jl paham betul lika-liku trek Catalunya seperti halnya Rossi memahami Mugello. Itu salah satu poin penting mengapa Jl jadi favorit terkuat. Poin paling penting adalah keampuhan M1 milik JL sekarang ini yang terbukti kinclong dengan juara tiga kali beruntun.

Sejak GP Jerez, M1 Rossi rata-rata kalah kisaran 0,4 sampai 0,7 detik dari JL di semua sesi single lap. Data itu menjelaskan bahwa motor JL saat ini memang lebih mudah diseting karena punya basis set up yang sudah baku dan tepat. Terlebih setelah JL mengganti garpu depan motornya dan hasilnya makin top di LeMans dan Mugello. Suspensinya empuk kali menerima perpidahan bobot saat masuk tikungan. Seperti saat lomba tersebut.

Sebaliknya pada M1 milik The  Doctor. Sejak memodifikasi sasis dan swingarm belum bisa melawan M1 JL. Apalagi setelah mengubah jarak sumbu roda yang sikit lebih melar. Cara ini sebenarnya untuk lebih menstabilkan motor saat rebah. Tapi lagi-lagi tinggal M1 Jl yang belum dilawan dengan perubahan tersebut. Rossi selalu saja gagal dapatkan setingan mumpuni.

Bahkan saat di Muggelo mengaku tak dapat kecepatan yang dinginkan dari semua sesi latihan sebelum lomba. “Yang terjadi di Mugello sama persis dengan Jerez. Saya berjuang dapatkan set up agar bisa secepat Jorge, tapi selalu gagal. Begitu pun balapan, memang motor saya kalah cepat,” ungkap Rossi.

Betul, ia mencapai podium meski start dari urutan 8. Itu prestasi tersendiri. Tapi, dibandingkan Lorenzo, M1 Rossi sungguh tersiksa. Dari data lap by lap di Mugello, M1 Rossi hanya bisa lebih cepat dari JL pada lap ke-20 sampai 23. Itupun lantaran JL sudah kendurkan kecepatan karena jarak yang sudah cukup jauh. Pace Lorenzo konsisten di kisaran waktu 1:47 koma besar, sedangkan Rossi hanya 1:48 koma besar. 

Kekalahan The Doctor sudah campur aduk karena banyak waktu terbuang di lap-lap awal karena harus nyodok sejumlah pembalap, juga kalah kencang. Lorenzo akui semua part pada M1-nya sudah bersinerji seperti harapannya, karena itu lebih mudah diseting sesuai kondisi suhu dan trek lintasan. Ia hanya butuh kontinyuitas dan lanjutkan pola yang sama di race berikutnya.

Beda dengan Rossi yang masih butuhkan kualitas. Itulah PR besar tim teknik di bawah arahan Silvano Galbusera. Pak Galbu harus meramu ulang struktur komponen M1 agar lebih cepat dan mudah dapatkan set-up untuk menyamai M1 Lorenzoi. Hanya itu yang dibutuhkan Rossi jelang seri Catalunya. Jika kembali tak mampu kalahkan JL dan hanya finish ke-3 atau lebih buruk, bersiaplah menyerahkan poisi puncak klasemen kepada teman setim sendiri. Andro

Baca Juga

MotoGP 2015 Jelang Catalunya: M1 Lorenzo Makin Jadi, Tetap Waspada M1 Rossi

MotoGP 2015 Jelang Catalunya: Marquez Belum Out, Bisa Bangun Dalam Seminggu

MotoGP 2015 Jelang Catalunya: Lorenzo Satu-Satunya Berita Buruk Buat Rossi

BAGIKAN