nhk

MotoGP 2015 (Jelang Indianapolis): Hadapi Paruh Kedua, Begini Strategi Rossi

 

ManiakMotor – Namanya strategi biasanya disimpan rapat. Eh, Valentino Rossi malah mengumbarnya. Barangkali itulah kepiawaianThe Doctor memainkan staregti di luar balapan. Pas balapan, strateginya ya beda lagi.

Acak-acak pikiran dan  konsentrasi lawan jelang balapan memang salah satu kecerdikan Rossi. Itu mulai dimainkan. Ia membeberkan prediksi dan kemungkinan strateginya menghadapi paruh kedua kompetisi yang menyisakan 9 ronde. “Tiga ronde terdepan di Indianapolis, Brno, dan Silverstone akan sangat berat melawan kubu Honda, terutama Marc. Sebuah kesalahan jika menganggapnya sudah keluar dari jalur jurdun,” kata Rossi  sembari mengangkat ‘hati’ Marquez. MM sendiri sudah tertinggal 65 poin dari Rossi.

Untuk amankan poin itu,  ia tak boleh defisit terlalu banyak  di tiga ronde tersebut. Terutama Indianapolis yang nyata-nyata bukan tipikalnya dia dan motornya. Saat bersamaan menjauhkan jarak dari Jorge Lorenzo yang kini terpaut  13 poin.

Komposisi ideal ‘membiarkan’ atau memang berat seperti kata Rossi tadi juara di 3 event tersebut.  Rossi hanya berjibaku menjadi runner up. Syukur jika lawannya menuju posisi runner up adalah Dani Pedrosa dan itu sangat terbuka karena performa DP sudah membaik. Komposisi itu bikin Rossi hanya kehilangan 5 poin per seri untuk MM. “Sangat bagus jika saya bisa tekan Dani finish di antara saya dengan Jorge. Di Sachsenring sempat dicoba demikian tapi sangat sulit melawan Dani,” ceritanya.

Pada tiga event itu juga sepertinya  Rossi akan menghindari resiko bermain keras meladeni Marquez meraih kemenangan. Ia yakin MM akan bermain maksimal, karena karakter orang, sirkuit dan motor. “Saya yakin Marc akan sangat kuat di Indianapolis, Brno, dan Silverstone. Di enam putaran berikutnya baru coba tarung merebut kemenangan lagi. Ada beberapa trek di mana motor kami akan sangat kompetitif,” tandas Kang Rossi.

Strategi  Il Dottore sungguh masuk akal. Jika skenario di atas berlangsung mulus maka keunggulannya atas Marquez tinggal 50 poin atas Marquez, atas Lorenzo menjadi 34 poin. Setelah itu tinggal fight meraih 2 kemenangan pada 6 seri sisa (Misano, Aragon, Motegi, Philip Island, Sepang, dan Valencia) maka saat itulah kesempatan Marquez benar-benar berakhir dan perburuan gelar hanya untuk joki Yamaha.

Bangunan strategi yang menarik. Tapi, tak kalah menarik adalah mengapa Rossi mengumbarnya. Apakah  akan benar begitu atau untuk sekadar merusak pikiran lawan? Namanya juga balap, sebelum finish belum tahu siapa juaranya. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Sirkuit Amerika Akan ‘Dilepas’ Rossi?

MotoGP 2015 (Jelang Indianapolis): Kejar Rossi dan Lorenzo, Marquez Mulai Kerja Sabtu Ini

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Rossi Hanya Libur Seminggu, Habis Itu Latihan Keras

MotoGP 2015: Ducati Siap Bawa Penumpang di GP Inggris

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Rossi Berhasil Membangun M1, Modal Layani Marquez 

BAGIKAN