nhk

MotoGP 2015 (Jelang Indianapolis): Mayoritas Gigi Rendah, Ujian Lagi M1 Rossi dan Lorenzo

 

ManiakMotor – Sejak main ke MotoGP, trek Indianapolis sepenuhnya jadi milik Marc Marquez dengan kemenangan beruntun pada 2013 dan 2014. Sebelumnya juga masih Honda lewat Casey Stoner dan Dani Pedrosa. Yamaha dapat di situ pada 2008 lewat Valentino Rossi dan 2009 dari Jorge Lorenzo. Setelah itu Honda semua.  Macam mana setelah  Yamaha pakai SSG komplet?

Seperti Sachsenring, SSG dan rangka baru M1 juga belum berkutik dari Honda.  Trek Indianapolis tipis-tipis dan malah lebih dekat-dekatan tikungannya. Termasuk  juga anticlockwise atau berlawanan arah jarum jam. Di sana ada 16 tikungan (10 kiri, 6 kanan) yang membentang sepanjang 4,2 km.“Tahun lalu kami banyak kehilangan waktu saat pengereman. Dalam satu lap bisa kalah 0,2 sampai 0,3 detik. Sementara saat corner speed dan akselerasi kami bisa unggul 0,1 atau 0,2 detik. Jadi dihitung per lap kami masih kalah,” kata Lorenzo dan jika bisa menemukan setingan yang apik untuk corner entry maka peluang menang di Indianapolis tetap terbuka buat dia.

Maklum, tikungan-tikungan Indianapolis termasuk katagori lambat yang harus dilibas dengan gigi rendah. Dari gigi rendah ke tinggi pasti butuh akselerasi yang jadi santapan Honda. Gigi 1 pada R4 kecepatan terendahnya sentuh 55 km/jam dan R16 kecepatan terendahnya 80 km/jam. Selanjutnya 5 kali menggunakan gigi 3 dan 9 kali kaki kiri memindahkan persneling umpan ke gigi 2. Gigi tinggi 4,5  dan 6 hanya sekejap terpakai pada trek lurus yang panjangnya 872 meter.

Karakter itu jelas menguntungkan Honda pada masa lalu karena RC213V dibekali SSG aktif yang sangat matang. Itu gigi tak bikin motor tertahan saat berakselerasi maupun deselerasi. Saat itu Yamaha M1 masih menggunakan SSG yang hanya aktif naik gigi. Beda dengan spek 2015 yang telah aktif juga saat turun gigi atau deselerasi jelang tikungan.

Entah omong sungguhan atau sekadar trik, Rossi sudah bilang akan sulit ngelawan Honda di Indianapolis. Ya mungkin dia sudah melihat usahanya di Sanchsenring yang dengan Pedrosa saja berat. Bahkan seperti tulisan sebelumnya di portal ini, Rossi  akan ’melepas’ seri tersebut.

Tapi, tidak demikian Lorenzo tadi. Katanya dengan SSG barunya, JL yang tahun lalu runner up di Indianapolis masih menyimpan harapan. M1 spek 2015, katanya, bisa lebih kompetitif dibandingkan musim lalu saat ia ditekuk Marquez dengan gap 1,8 detik. SSG baru, katanya, sudah sangat mebantu di area pengereman meski baru mencapai porsi 70% dari harapan. 

JL pastinya bertekad meraih kemenangan di Indy. Bukan saja untuk menipiskan peluang Marquez di jalur kejurdun, tapi sekaligus meningkatkan daya saingnya melawan Rossi di pucuk klasemen. Andro

BACA JUGA

 MotoGP 2015 (Jelang Indianapolis): Hadapi Paruh Kedua, Begini Strategi Rossi

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Sirkuit Amerika Akan ‘Dilepas’ Rossi?

MotoGP 2015 (Jelang Indianapolis): Kejar Rossi dan Lorenzo, Marquez Mulai Kerja Sabtu Ini

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Rossi Hanya Libur Seminggu, Habis Itu Latihan Keras

Jelang Suzuka 8H, Panitia Promosikan Tiga Joki MotoGP

BAGIKAN