nhk

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Rossi Yakin Makin Kencang, Bangat..!

 

ManiakMotor – Ada dua hal yang menyemangati Valentino Rossi meraih gelar ke-10 tahun ini sekaligus gelar ke-8 di kelas para raja. Sembilan balapan di depan akan jadi bukti bersejarah. Panjang pula sejarahnya sesuai umur Rossi di MotoGP.

Rossi tentu punya pegangan untuk itu. Selain podium mulu pada sembilan laga sebelumnya, juga grafik tahun lalu. Apa itu? “Tahun lalu saya sangat bagus di paruh kedua kompetisi dan di akhir musim menjadi runner up,” kata Rossi yang tahun lalu bisa raih dua kemenangan (Misano dan Philip Island) dan 8 podium.

Bahkan, 9 sirkuit berikutnya telah direken Rossi di mana akan bertarung memetik poin penuh dan di mana cenderung bertahan. Salah satu yang bertahan di Indianapolis, Amrik. Sirkuit ini katanya terlalu riskan untuk motornya. Kecuali ada kagetan set-up bias membawa M1-nya tanpa memaksa diri. Kalau memaksa dekat dengan crash bro.

Selanjutnya adalah Brno dan Silverstone adalah trek yang ia perkirakan berat melawan jagoan Honda Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. ”Tapi, pada 6 trek selanjutnya saya kira bisa fight menuju kemenangan sekaligus mengunci gelar 2015,” tambah The Doctor. Sekadar pengingat, setelah GP Inggris berlanjut ke GP San Marino di Misano, GP Aragon di Spanyol, Motegi (Jepang), Philip Island (Australia), Sepang (Malaysia) , dan Valencia yang kesemuanya disukai Rossi.

Hal kedua yang menambah gairah dan keyakinan Rossi adalah performa dan pengembangan M1 2015. Sejak SSG dipasang pada girboks makin mudah masuk dan keluar tikungan. Itu ditambah sasis baru yang teruji di Assen. Komparasi paling adil adalah Lorenzo yang juga pakai sasis yang sama. Ternyata dua penampilan Rossi yang unggul. Di Sachsenring Lorenzo ditinggal 4,3 detik di garis finish. Saat single lap, JL malah ia tinggal rata-rata 0,8 detik. Kencang bangat kan.

Jadi, itu gambaran sementara kalau sasis terbaru M1 cenderung lebih cocok dengan riding style The Doctor ketimbang Lorenzo.  Mungkin saja akan berubah jika JL bisa bangun kekuatan baru dengan paket M1 di paruh kedua. Atau bahkan bisa jadi, Lorenzo kembali ke sasis terdahulu yang sudah memberinya 4 kemenangan musim ini.

Karena itu, kata Rossi, prediksinya tersebut jelas berdasarkan hitung-hitungan teknis berdasarkan situasi terakhir. “Bisa saja situasinya berbeda di setiap balapan. Sedikit saja keasalahan juga akan datangkan perubahan besar. Karena itu balapan berikutnya akan sangat menarik dan butuh strategi cemerlang,” tandasnya.

Betul dan lanjutkan Kang!  Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Kepepet 13 Poin dari Rossi, Lorenzo Masih Sibuk Promosi

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Marquez Tak Berambisi Kejar Rossi

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Marquez Bidik Kemenangan Ke-700 Buat Honda, Rossi Punya Peran

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Akhirnya Bradl ke Aprilia, Pasar Jerman Terjaga

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Rossi Lebih Favorit Ketimbang Lorenzo

 

BAGIKAN