nhk

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Sirkuit Amerika Akan ‘Dilepas’ Rossi?

 

ManiakMotor – Turnamen yang sifatnya grand prix yang  banyak serinya saling berkaitan, tentu sulit ingin juara semua. Kalah semua juga tidak buat para pemain papan atas yang penting konsisten dulang poin. Atlet professional sudah punya pegangan tempat-tempat tertentu ‘mengalah’ dan tempat tertentu harus rebut poin utuh. Itu namanya strategi saban seri, bro.

Di MotoGP juga demikian. Makanya Valentino Rossi usai separuh musim bercerita, di separuh selanjutnya hanya menarget sakses di enam sirkuit dari 9 sirkuit sisa laga 2015. Tentu sirkuit-sirkuit ini yang dia sukai dari segi suhu, karakter, penonton dan kedetakatan mentalnya. “Ya ada enam sirkuit yang jadi target saya mengumpul poin yang banyak,” beber Rossi yang saat ini memimpin klasemen 2015.

Terutama lagi sirkuitnya  cocok dengan M1 geberan Rossi. Adalah sirkuit-sirkuit tersebut macam Brno atau Misano di Italia yang tahun lalu dimenangi Rossi. Misano di dekat rumahnya. Selain mental tuan rumah, cocoknya motor jadi senjata Rossi. Lalu Sepang (Malaysia) dan Valencia (Spanyol). Sedangkan Silverstone, Aragon dan Philip Island anggap saja fifty-fifty,

Tapi, usai libur paruh musim langsung ke Amrik ketemu sirkuit Indianapolis. Sirkuit ini kalau dilihat tipikal dan sejarah M1 di situ, ya Rossi akan melepasnya dan cukup dapat point atau minimal podium. Itu dari data, loh. Sejak 2008 Rossi hanya sekali menang. Selebihnya dia dan motornya susah payah di situ. Termasuk rekan setimnya Jorge Lorenzo yang pakai Yamaha. 

Indy adalah sirkuit yang hanya lebih panjang 500 meter dari Sachsenring di Jerman, malah lebih banyak nikungnya. Bila di Sachsenring 3.7 km dipangkas trek lurus 700 meter dibagi 13 tikungan, rata-ratanya setiap 230 meter akan menikung. Nah, Indy panjang 4.2 km dipangkas trek lurus 872 meter dibagi 16 tikungan, rata-ratanya setiap 208 meter kudu menikung.

Rapat kan… ya otomatis sering memainkan gigi rendah dan akselerasi keras yang bukan tipe sirkuit M1, apalagi Rossi yang bukan pemuda lagi. Karena itu, Rossi niscaya tak akan membela habis-habisan sirkuit ini. Percuma hanya menguras tenaga. Kecuali bila musuh utama Honda rontok. Kesempatan buat sesama Yamaha. Tapi kan Honda terutama Marc Marquez nggak berdiam diri. Bisa jadi, sirkuit ini bukan bagian dari strategi Rossi untuk mengumpul point banyak. Ito 

BACA JUGA

MotoGP 2015 (Jelang Indianapolis): Kejar Rossi dan Lorenzo, Marquez Mulai Kerja Sabtu Ini

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Rossi Hanya Libur Seminggu, Habis Itu Latihan Keras

Jelang Suzuka 8H, Panitia Promosikan Tiga Joki MotoGP

MotoGP 2015: Ducati Siap Bawa Penumpang di GP Inggris

MotoGP 2015 Jelang Indianapolis: Rossi Berhasil Membangun M1, Modal Layani Marquez     

BAGIKAN