nhk

MotoGP 2015 Jelang Jerez: Rossi Akui Belajar Dari Marquez, Kini Harus Pelajari Dovizioso

ManiakMotor – Dua kemenangan dalam tiga ronde awal. Sebuah prestasi menggiurkan dari Valentino Rossi yang paling tuwir di MotoGP. Kuncinya adalah belajar dan belajar, termasuk dari yang muda-muda. Maka prestasi muda selalu muda, hehe.

Sudah bergelar dewa MotoGP dan The Doctor dengan koleksi 9 gelar dunia tak membuat Rossi jadi pembalap paling sok tahu. Ia terus belajar teknik-teknik baru mengendarai motor balap, mencermati skill Marc Marquez yang dua tahun teralkhir jadi dewa muda MotoGP. Tentu saja sembari tak henti olah tubuh agar tetap bugar dalam umur 36 tahun mengikuti permaian anak-anak muda sekarang.

Kalau soal semangat dan mental sih sudah terjaga selalu. “Perkembangan teknis MotoGP berubah dengan cepat. Anda harus beradaptasi agar tak tergusur oleh zaman,” kata Il Dottore yang pengalamannya sangat panjang di kelas primer. Mulai dari mesin 500cc dua tak sampai mesin 800, 990 sampai 1000 cc 4-tak saat ini. Mkin lengkap karena dilakoni dalam tiga pabrikan papan atas – Honda, Yamaha, Ducati, dan kembali ke Yamaha. Tinggal Suzuki yang belum dicobanya, hehe, sama Aprilia.

Power makin edan yang dikendalikan teknologi elektronik. Itu yang dicermati The Doctor yang harus ditampung ban dengan jeli yang sampai 2015 ini masih dipegang Bridgestone. “Riding style sangat berubah. Dalam banyak hal kita yang harus sesuaikan diri dengan maunya motor. Posisi duduk saja, misalnya, tidak bisa sama dengan dulu. Posisi duduk saya kala pakai ban Michelin sangat beda dengan pakai Bridgestone saat ini. Begitu pun posisi kepala dan lengan saat berada di tikungan, semuanya berubah,” kata Rossi yang kalau dicermati memang sudah mengadopsi cara-cara Marquez bergelantungan di dalam tikungan.

Perhatikan saja posisi kaki dan siku tangannya saat rebah di kelokan. “Ya, saya pelajari kiat Marc. Saya juga pelajari cara balap Jorge (Lorenzo), dan saat ini saya juga harus pelajari gaya balap Andrea Dovizioso (Ducati) karena iajauh lebih hebat dari tahun lalu. Memperhatikan detil seperti itu sangat menarik buat saya. Teknik balap selalu berubah.”

Kalau di ilmu bela diri, meyerap ilmu lawan untuk digunakan melumpuhkan musuh yang bersangkutan. Sudah tingkat dewa, memang. Tak hanya itu, saat latihan bareng dirt track dengan anak-anak muda didikannya di VR46 Academy, Rossi masih merasa layak belajar teknik baru dari bocah-bocah main di Moto3 itu. Ada teknik aneh dia olah untuk MotoGP. Sekarang tunggu di Jerez duel ulangan bersama Marquez. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): Perang Ban Rossi vs Marquez, Begini Analisa Bridgestone

MotoGP 2015 Jelang Jerez: Aksi Rossi Sesuai UU Lalulintas Di Argentina

MotoGP 2015 Jelang Jerez: Apalagi Alasan Lorenzo? Eh Malah Memuji Rossi

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): Cruthclow Ungkap ‘Rahasia’ Honda, Utamakan Marquez, Perhitungkan Rossi

BAGIKAN