nhk

MotoGP 2015 (Jelang LeMans): GP15 Kecelakaan, Iannone Terkapar, Positif ke Prancis

ManiakMotor – Joki Ducati Andrea Iannone memang lagi apes. Saat raceday Jerez salah pencet tombol, potensi podium pun melayang. Saat tes khusus GP15 di Mugello, Italia, doski kecelakaan bikin tulang bahu cidera padahal GP Prancis sudah di depan mata.

Tes pada Senin dan Selasa kemarin dimanfaatkan pabrikan Italia itu untuk beberapa tujuan. Yang utama adalah menjajal ulang sasis baru buat menggendong mesin GP15. Sasis itu kali pertama dipakai balapan pada GP Spanyol lalu, namun hasilnya tak memuaskan. Itu yang kemudian direvisi dan tes ulang di Mugello. Tujuan lain adalah menyiapkasn basis setingan dan strategi elektronik untuk GP Italia di Mugello yang dihelat pada akhir Mei. Ducati berambisi tampil moncreng pada home race-nya yang pastinya dipadati para tifosi si Motor Merah.

Itu juga program persiapan masuk GP Prancis di LeMans. Hasilnya, lumayanlah! Iannone bikin fastest time 1:47,585 setelah melahap 85 laps. Sang senior Andrea Dovizioso bikin 1:47,891 dalam 91 putaran. Catatan waktu itu lebih lambat dari catatan masing-masing saat GP Italia 2014, dimana Iannone mampu start front row dengan time 1:47,450 dan hanya kalah 0,1 detik dari Marc Marquez.

Kalau tes saja sudah dapat waktu segitu, tentunya saat balapan sungguhan nantinya bisa makin kencang. Makanya, Iannone dan Dovi mengaku senang.

“Tes ini membantu kami mengembangkan GP15, hal yang sulit dilakukan di sela-sela balapan. Sejumlah modifikasi dilakukan karena yang sebelumnya gagal di Jerez. Tentu sajamasih aa celah buat peningkatan, tapi setidaknya kami menuju LeMans dengan kepercayaan diri baru,” ucap Dovi yang masih urutan 2 klasemen di bawah Valentino Rossi.

Sayang, Iannone harus masuk kamar perawatan rumah sakit akibat kecelakaan dalam tes. GP15-nya terbanting mengakibatkan tulang bahu kirinya terlepas. Dalam tiga hari ini harus jalani terapi khusus agar tetap bisa ikutan GP Prancis yang sesi FP1 –nya berlangsung Jumat, 15 Mei.

“Lepas dari kecelakaan ini, saya senang dengan hasil tes yang beri banyak kemajuan. GP15 benar-benar baru dan saya masih butuh banyak belajar untuk tentukan setingan terbaik,” ujar Iannone yang memang masih kagok dengan kecanggihan perangkat elektronik Ducati, yang salah satu akibatnya adalah kesalahan pencet tombol wet race di Jerez lalu padahal balapan berlangsung di lintasan kering. Andro

Baca Juga

MotoGP 2015 Jerez (Pasca Race): Salah Pencet Tombol, Tren Podium GP15 Terhenti

MotoGP 2015 (Jelang LeMans): Gak Pakai Latihan, MM93 pun Wajib Kejar Rossi

MotoGP 2015 Jerez (Jelang LeMans): Usai Rehabilitasi, Pedrosa Ingin Secepatnya Uji Diri

MotoGP 2015 Jerez (Jelang LeMans): Baku Hantam Sesama M1, Rossi atau Lorenzo?

 

BAGIKAN