nhk

MotoGP 2015 Jelang Misano: M1 Rossi Katanya Lebih Lelet Dari M1 Lorenzo, Menanti Head to Head

 

ManiakMotor – Terakhir kali Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bertarung berebut gelar berlangsung pada 2010 lalu. Rivalitasnya panas dan kadang brutal di lintasan. Satu hal yang akan dihindari keduanya dalam sisa musim ini, namun tak mustahil bisa terjadi lagi dengan kakuatan motor dan poin yang imbang.

Saat itu situasinya memang tak kondusif. Rossi tak suka dengan keberadaan JL di tim pabrikan Yamaha sementara rivalnya sedang berada dalam top performance-nya. Rossi bahkan dikabarkan menekan Yamaha untuk ‘membuang’ JL jika ingin Rossi bertahan pada musim 2011. Karena tak bisa dapatkan keinginannya, Rossi kemudian hengkang ke Ducati untuk terpuruk selama dua tahun.

Kini The Doctor balik kandang, tapi dengan kondisi kebersamaan lebih bagus dalam tim. Meski  secara pribadi keduanya tak bisa dibilang berteman. Kebetulan sejak 2010 itu tak pernah terjadi gesekan di lintasan. Hingga balap terakhir di Silverstone, M1 mereka tak pernah sama kuat di trek. Selalu berjauhan sehingga potensi konflik  terjaga.

Beda begitu Marc Marquez dan Honda sebagai musuh bersama sudah kecebur di  laut. Rossi dan JL boleh saling sikut untuk kedepankan ego dewek. Gelar 2015 hampir pasti ke Yamaha. Tinggal 6 balapan sisa, start dari Misano pekan ini yang berharap ada duel maut untuk tontonan. Tapi Rossi sadar agak lelet dibandingkan JL saat ketemu sirkuit cepat. Paruh kedua kompetisi, Rossi ganti sasis dan fokus memperbaiki pengereman, JL malah sebaliknya mengejar keuntungan di tikungan cepat.

Di situlah beda M1 masing-masing sampai saat ini. “Kini Valentino sangat bagus di tikungan lambat, tapi saya unggul di tikungan cepat. Secara umum saya sedikit lebih kencang, itu kalau balapan normal di lintasan kering,” yakin JL.

Rossi ingin seting tepat di Misano. Jika dapat tambahan speed 0,1 atau 0,2 detik saja per laps, ia yakin bisa mengimbangi JL. Terpenting, laju motor sama daulu, setelah itu barulah stamina, strategi, dan pengalaman yang dimainkan. “Terpenting dapatkan setingan yang bikin sama cepat dengan motor Jorge. Jika motor seimbang maka semua kemungkinan bisa terjadi di balapan,” kata Rossi.

Salah satu kemungkinan itu adalah terciptanya kembali rivalitas macam musim 2009 dan 2010. Bila terjadi head to head di Misano, itu sangat mungkin berkelanjutan pada seri berikutnya. Apalagi jika terjadi sikut menyikut atau JL merasa jadi korban trik Rossi di lintasan, wow…pastinya bakal panas sampai akhir musim.  Andro

BACA JUGA

 MotoGP 2015 Jelang Misano: Rossi Sudah Taklukkan 23 Sirkuit, di Misano Skor 3 – 3 Dengan Lorenzo

MotoGP 2015 Jelang Misano: Tetap Saja Rossi Yang Diunggulkan Di Kandang Dewek

MotoGP 2015 Jelang Misano: Walah…! Lorenzo Yakin Tekuk Rossi di Ronde Sisa

MotoGP 2015 Jelang Misano: Rossi Jadi Gerbong Italiano di Semua Kelas

MotoGP 2015 Jelang Misano: Rossi Masih Muda, Di Hanya Ke-10 Juara Seri Tertoku

BAGIKAN