nhk

MotoGP 2015 Jelang Misano: Test Aragon Penampakan M1 Rossi Untuk Sisa Seri?

ManiakMotor – Nah ini pakai elmu kira-kira semua. Sebab sampai saat ini belum ada keterarangan resmi dari Movistar Yamaha untuk test pribadi atau  private di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol.  Test yang berlangsung Rabu dan Kamis (3-4/9) itu, hanya Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang mewakili MotoGP, selebihnya segelintir pemain Moto2 dan Moto3.

Dilihat dari penampakan Yamaha M1 yang digunakan pada test, itu murni motor baru atau tidak? Sebab, fairingnya hitam alias bukan menggunakan motor regular. Bisa saja mengetes M1 edisi 2016 atau kombinasi M1 yang akan digunakan sisa musim ini. Yang kelihatan sih M1 Rossi pakai ban keras di belakang. Tentu saja naik M1.

Berhubung tak ada catatan waktu, belum bisa dikira-kira juga, itu edisi 2016 atau yang akan digunakan sisa seri. Kalau versi 2016 sudah pasti time-nya akan jauh melorot dari catatan rata-rata Aragon. Kan regulasi 2016 menggunakan ECU seragam yang belum tentu sebaik yang dimiliki saat ini. Pada 2016 itu juga pakai ban Michelin yang diameternya asli 17 inci, bukan 16,5 inci macam Bridgestone yang bikin down force motor lebih enak karena bendanya makin dekat bumi.

Namun kalau time-nya dekat-dekat dengan catatan Aragon, yakinlah yang ditest untuk sisa seri 2015. Tapi sudah pasti keduanya akan lebih fokus pada sisa seri ini. Apalagi di kubu Yamaha ini, calon juara dunianya hanya mereka. Bisa saja testnya saling rahasia, macam  edisi pertama Rossi dan Lorenzo bermusuhan. Sekali lagi, belum ada berita resminya dan tunggu saja.

Di Aragon ini sudah  tradisi Yamaha mengangkat formula temuan untuk dibawa pada lomba berikutnya. Dua tahun lalu SSG yang mulusnya berakselerasi diuji di situ. Tahun lalu SSG untuk berdeselerasi agar motor tetap tenang masuk tikungan juga dari Aragon yang selanjutnya disebut full SSG. Tahun lalu juga penggunaan knalpot tebas bambu. Tahun ini sebelum seri Assen adalah sasis baru pada M1 Rossi yang bikin dia juara di Belanda.

Dari pandangan saat ini sebenarnya sudah tak ada yang kurang, itu pandangan. Tapi kan Rossi dan Lorenzo minta lebih nyaman lagi agar lebih kencang. Rossi misalnya masih ingin M1-nya lebih tepat sasaran untuk masuk tikungan-tikungan lambat yang berhubungan dengan distribusi bobot. Kalau di Indonesia yang disetel cuma komstir dan sumbu roda, hehe. Komstirnya terhadap rake atau sudut kemudi agar tajam beloknya.Kalau sekelas mereka sudah cerita geometri mesin dan rangka.

Akselerasi keluar tikungan juga masih dianggap Rossi powernya kurang cepat dapat topnya. Lagi-lagi kalau di Indonesia durasi kem dan LSA yang dimainkan sekalian perbandingan kompresi, hehe. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Misano: Rossi dan Lorenzo Test Bareng di Aragon, The Doctor Diuntungkan

MotoGP 2015 Jelang Misano: Bursa Pembalap 2016, Hayden Out, Aspar Bidik Anak Moto2

MotoGP 2015 Jelang Misano: Doohan Unggulkan Rossi

MotoGP 2015 Jelang Misano: Marquez Jadi ‘Pengamat’, Ini Prediksinya Soal Rossi – Lorenzo

MotoGP 2015 Silverstone (Jelang Misano): Petruc Dapat Bonus, Geber Ducati GP14,2

BAGIKAN