nhk

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Presiden Jokowi Campur Tangan, Indonesia Tuan Rumah MotoGP

 

ManiakMotor – Hiruk-pikuk keinginan Indonesia menggelar MotoGP akhirnya sampai ke kantor presiden Joko Widodo. Rapat penting berlangsung Rabu (7/10) antara sejumlah menteri terkait, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Ketua IMI dan pengelola Sirkuit Sentul.

Bertempat di Kantor Wantimpres yang satu lokasi dengan Kantor Presiden, Menpora Imam Nahrawi memaparkan proposal penyelenggaraan GP Indonesia. Di proposal itu berbagai benefit yang akan didapat tuan rumah dari sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi dan sebagainya. Ia didampingi Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono, Ketua PP IMI Nanan Soekarna, dan Pengelola Sirkuit Sentul Tinton Suprapto. Anggota Wantimpres yang hadir adalah Suharso Monoarfa.

“Kita tak dapat berlama-lama mendiskusikannya. Pemerintah sangat serius mempersiapkannya dan saya juga sudah sampaikan soal anggaran ke DPR,” kata Menpora sebagaimana diberitakan Kantor Berita Antara yang kemudian dikutip media luar negeri. “MotoGP disiarkan langsung 207 stasiun televisi di 60 negara dan nilai bisnisnya Rp 3 triliun,” ucap Menteri Pariwisata Arif Yahya, sementara Menteri PUPR pun menyatakan siap mendukung infrastrukturnya. “Gagasan ini langsung direspons oleh Presiden Jokowi,” imbuh anggota Wantimpres si Monoarfa yang memastikan dukungan pemerintah.

Begitulah hasil rapat dan semuanya positif. Carmelo Ezpelata selaku CEO Dorna Sport (promotor MotoGP dan WSBK) sudah berkali-kali bilang Indonesia sangat diharapkan menggelar MotoGP lagi setelah dua kali penyelenggaraan GP500 di era 1990-an. Syarat mutlak yang harus dipenuhi adalah merenovasi Sirkuit Sentul dari Grade 3 menjadi Grade 1. Itu juga jadi beban biaya tersendiri.

“Saya berharap ini tak jadi beban pemerintah seluruhnya karena banyak hal lain yang juga butuh perhatian pemerintah. Sesogyanya para ATPM sepedamotor di Indonesia ikut berperan karena mereka sangat   berkepentingan dengan penyelenggaraan MotoGP,” komentar Tinton kepada maniakmotor.com.

Kalender MotoGP 2016 sudah dilansir Dorna dan FIM, tentunya tanpa Indonesia. Namun, Dorna memberikan satu slot untuk musim 2017 jika semua persyaratan dipenuhi. Dorna seperti halnya tim pabrikan Honda dan Yamaha, sudah sejak lama inginkan Indonesia menggelar MotoGP. Selain karena pangsa pasar sepedamotor yang besar, antusiasme fans MotoGP di Indonesia juga termasuk paling hot di dunia.

Sekarang para menteri terkait sudah oke, presiden juga bilang monggo, akankah GP Indonesia bisa digelar pada 2017? Monggo ditunggu! Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Masih Cidera, Marquez Ingin Jaga Kehormatan Honda

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Untuk Mencegat Rossi, Lorenzo Butuh Bantuan Honda dan Ducati

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Rossi Bicara Kecelakaan Test Aragon, Belum Nyaman Di Momen Penting & Genting

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Rossi – Lorenzo Masih Jauh, Kesempatan Jurdun Bagi Zarco dan Kent

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Lorenzo Cidera Sungguhan atau Trik Hadapi Rossi?

BAGIKAN