nhk

MotoGP 2015 Jelang Philip Island: Menang Mental, Kunci Rossi Menyikat Lorenzo

ManiakMotor – Rangkaian peristiwa di Motegi dari sesi FP sampai raceday memberi gambaran sebenarnya. Betapa Valentino Rossi menggunakan otaknya selaku The Doctor, ketimbang perasaan. Itu juga yang akan dilakukan di seri genting berikutnya GP Australia di Sirkuit Philip Island, 16-18 Oktober.

Berhadapan dengan semangat muda Jorge Lorenzo masih meletup-letup yang menemukan M1-nya sangat kencang, The Doctor punya gaya meredamnya. Sebelumnya ia bilang akan gunakan taktik race to race untuk meraih gelar dunia 2015. Strategi  balapnya bisa berubah dari satu balapan ke balapan berikutnya sesuai kondisi dan situasi.

Itu ia lakoni di Motegi. Sukses menekuk JL bukanlah faktor keberuntungan semata, tapi lebih karena kemampuan mengolah mental bertanding. Tentu saja performa motor dan seluruh pirantinya tetap berperan. Kalau di Motegi nafsunya bisa ditekan demi namanya karet hiram. “Dalam kondisi balapan seperti itu dan situasi perburuan poin kejuaraan, mental sangatlah penting. Secara fisik tak begitu berat, tapi mental sangat terkuras,” kata Rossi yang juga kewalahan saat lintasan mulai kering dan ban depannya mulai lari-lari dari racing line, namun lebih parah dialami ban Lorenzo.

Dengan kekuatan mental itulah Rossi bisa berpikir dan ganti-ganti motivasi dan strategi saat balapan. Selepas start doski coba merusak mentalitas JL dengan menyalipnya dengan keras di tikungan pertama. Ternyata JL terpancing dan langsung pol-polan ngacir sekencangnya  ke depan. Belakangan JL akui hal itulah yang membuat daya tahan ban depannya lebih payah dibandingkan Rossi.

Setelah itu Rossi tak ingin menyerbu lagi. Ia konsentrasi pada daya tahan motor sampai usai balapan karena ia paham hal itu akan berpengaruh pada lap-lap terakhir, terutama sejak lintasan mulai kering di banyak bagian. “Harus konsentrasi penuh. Saat itu saya hanya tak ingin membuat kesalahan sekecil apapun. Ban banyak mlintir. Rasanya seperti naik perahu di lautan,” kisah Rossi.

Pikiran dan strategi Rossi sempat berubah saat disalip Dani Pedrosa. Ia tak ingin hasil seperti Aragon yang untungkan JL 9 poin. Ia sempat ingin fight tapi kemudian putuskan bertahan dan jaga motor saja kala melihat potensi Pedrosa menyusul Lorenzo. Ia malah termotivasi untuk ikut memburu Lorenzo dan mulai meneror mental lawan dengan gerakan-gerakannya di buntut M1 lawan. JL terusik dan bikin kesalahan melebar di tikungan, sehingga dengan mudah disalipThe Doctor.

Sekalilagi Rossi beri bukti, speed bukan satu-satunya faktor untuk menangi balapan. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Motegi Jepang, Moto2, Moto3, 9 – 11 Oktober 2015

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

MotoGP 2015 Motegi (Pasca Race): Hasil Serba TakTerduga, Rossi Vs Lorenzo Melonggar Di Klasemen

MotoGP 2015 Motegi (Warm Up): Wet Race Pedrosa Tercepat Disusul Lorenzo Dan Rossi

MotoGP 2015 Motegi (Race): Pedrosa Juara, Manajemen Ban Rossi Mengatasi Lorenzo

BAGIKAN