nhk

MotoGP 2015 (Jelang Race): Memori Enam Tahun Lalu Di Catalunya Rossi Vs Lorenzo

 

 

ManiakMotor – Enam tahun lalu pada 3 las to go di sirkuit Catalunya, Spanyol,  ronde 6 MotoGP 2009, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo kebut-kebutan rapat. Di tiga lap akhir itu sangat keras dan panas. Ketat  ganti-gantian posisi. Saat itu memang permainan didikte keterampilan Rossi. Bahkan Rossi dapat celah kecil di tikungan 13 atau terakhir di lap terakhir saat Lorenzo memimpin yang bikin Rossi sampai duluan di finish. Lorenzo memang wajib gondok lewat permainan itu yang di akhir seri Rossi sebagai juara dunia.

Jelas memori tersebut  ada pada otak Rossi dan Lorenzo untuk menghadapi ronde 7 MotoGP 2015 yang FP1-nya sudah berlangsung Jumat ini atau 12 Juni 2015. Pada 2009 itu pun selisih poin hanya 5 yang dipimpin Rossi. Tipis-tipis dengan 2015 sampai di Catalunya yang beda 6 poin. “Jorge memang yang saya waspadai di Catalunya kali ini dalam klasemen,” tutur Rossi tapi dengan kalimat datar mengingat hubungan saat ini baik-baik saja. Rossi bicara itu saat jumpa pers wajib pada Kamis 11 Juni 2015 di Catalunya.  Kalimatnya memang nggak ada provokasi yang beda dengan enam tahun lalu saat bercerita dengan nada-nada tinggi. Karena saat itu hubuangan keduanya sangat buruk.  

Sama dengan Lorenzo di jumpa pers yang sama seolah tak menyinggung dekatnya poinnya dengan teman setimnya. Lorenzo mengaku hanya akan fokus bertading dengan membalap dengan bagus. Kalau sudah tampil dengan baik akan petik hasil baik pula. “Saya tidak akan terlena hasil tiga seri lalu. Di Catalunya tetap kerja keras,” jelas Lorenzo.

Maksud cerita ini, seharusnya Rossi untuk bertahan di klasemen sementara sekarang, kudu beraksi seperti enam tahun lalu. Ndak boleh lagi The Doctor bermain seperti tipikalnya enam ronde tahun ini yang selalu mengejar dari posisi ke-6, 7, 8 atau malah 9. Itu bikin fisiknya terkuras, mesin kecapean dan kompon ban habis duluan. Beda kalau sama-sama dari depan, ia bakal ketemu head to head dengan Lorenzo yang tiga seri sebelumnya selalu kabur duluan sejak start.

Soal motor sama-sama M1. Bahkan performa M1 Rossi yang duluan ketemu ketimbang Lorenzo. Lorenzo baru sadar motornya ampuh  setelah menang di Jerez. Rossi sendiri memang sejak 2009 jarang mengejar posisi grid start terdepan. Tapi dalam kasus sekarang dan belajar dari tiga seri lalu, ia mengaku harus memperbaiki posisi start. Kalau itu terjadi, pertarungan seperti enam tahun lalu bisa saja tersaji. Bedanya ada banyak motor yang seimbang saat ini dan itu yang jadi cerita drama MotoGP tahun ini. Ito   

BACA JUGA

MotoGP 2015 Catalunya (Jelang FP1/2): Suzuki Punya Mesin Anyar, Biar Mantap di Trek Lurus

MotoGP 2015 Catalunya (Jelang FP1/2): Knalpot Baru Agar Marquez Lebih Nyaman

MotoGP 2015 Catalunya (Jelang FP1/2): Rossi Ingin Menyerang, Lorenzo Tak Ingin Terlena

MotoGP 2015 Jelang Catalunya: GP15 Terus Laju, Tiba Saatnya Joki Ducati Saling Terkam

 

 

 

BAGIKAN