nhk

MotoGP 2015 Jelang Sachsenring: Marquez Bermaksud Nge-T Rossi Di Assen, Lorenzo Akhirnya Membela

 

ManiakMotor – Terlepas Valentino Rossi tahu atau punya rencana memotong tikungan terakhir model chicane itu, persoalan ada pada Marc Marquez. Semua juga tahu cara Marquez masih cenderung mengandalkan otot dan ngotot. Memasuki chicane itu sebenarnya dia sudah tertinggal. Tinggal ada cara paksa potong racing line sampai ke sudut yang ia berbenturan dengan Rossi.

Kalau di Indonesia sih, cara begitu mirip bertujuan  nge-T, kuat-kuatan otot. Sebab kalau Rossi tidak menghidar kedua motor itu jadi T alias Marquez yang nge-T. Maksudnya motor Rossi ditabrak Marquez dari samping hingga bentuk kedua motor itu menjadi T. Jelas Rossi yang akan rugi karena posisinya akan terdorong dari racing line atau jatuh. Marquez justru diuntungkan karena tertahan oleh M1 Rossi.

Tapi keduanya mengaku benar. Perhatikan saja omongan keduanya. “Lha posisi saya kan di depan sebelum dan sampai di tikungan tersebut,” jelas Rossi. “Tapi saya kan berada di dalam,” tambah Marquez yang tanpa menjelaskan ia sampai di dalam sebenarnya dengan memaksakan racing line.

Ini bisa dianalisa dari konsisten berlari 26 lap di Assen. Marquez hanya bisa mengikuti jalur Rossi sehingga dia tetap di belakang The Doctor. Bila tak memaksa seperti di lap terakhir itu, akan sulit baginya melewati Rossi dengan enteng. Bandingkan dengan Rossi setelah disalip Marquez, Rossi dengan ‘mudah’ mengambil ulangnya. Memang Marquez sebagai fastest lap, tapi itu diperolehnya di lap awal atau ke-3. Rossi dalam penampilan di Assen ada 9 kali bikin 1 menit 33 detik dan Marquez hanya 7 kali. 

Bukannya menyalahkan race direction. Lha mereka yang sudah kapalan di balap dunia, kok disalahkan. Tapi supaya terkesan tak ada yang dibela dan tak ada yang salah di situ, makanya disebut racing incident. Coba saja kalau Rossi andai jatuh tidak menghindar. Yakin dah, Marquez yang disalahkan, karena posisinya memaksakan mengambil tikungan plus saat senggolan posisi Rossi yang di depan. Ini hanya elmu kira-kira dari portal ini.

Perosalan yang mengemuka kan, Rossi dianggap potong jalur. Betul apa ora, bro? Tapi sebabnya potong jalur kana ada sebabnya. “Sebabnya itu silakan dilihat di foto dan video ulangan. Saya menghidar dari senggoalan yang lebih besar,” tegas Rossi. “Valentino sedang memimpin lomba, dia di depan. Kontak Marquez di tikungan terakhir itu termasuk keras. Valentino layak menang di Assen,” tutur Jorge Lorenzo yang kemarin-kemarin enggan menanggapi insiden Rossi dan Marquez. Tap barusan dii MotoGP.Com dia memberi pendapat setelah mempelajari tayangan ulangnya.

Maksud Lorenzo kolo Rossi tak menghindar terjadilah kasus T alias tuburukan lebih besar. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015: Stoner dan Redding Besut RC213V, Melawan Pamor ‘Kuning’ Rossi

MotoGP 2015 Jelang Sachsenring: Suppo Sudah Legowo, Malah Memuji Rossi

MotoGP 2015 Assen (Pasca Race): Rossi Prediksi Marquez Jadi Problem Besar

MotoGP 2015: Rossi Enak-Enak Di Goodwood Fos, Soal Assen ‘Emang Gue Pikirin’

 

 

BAGIKAN