nhk

MotoGP 2015 Jelang Tes Losail: Miller Harus Belajar Ngirit Ban

 

 

ManiakMotor – Sensasi Jack Miller yang tembak langsung dari Moto3 ke MotoGP belum memunculkan sensasi lanjutan. Yang ada malah proses adaptasi yang bukan main susahnya. Miller masih dibawa-bawa motor, bukan dia yang bawa motor. Beda kan…?

Di tes Sepang1, Miller belum dipasangi teknologi lengkap pada RC213V-RS tuanggannya. Tujuannya sederha, agar dia lebih mudah memahami tipikal motornya. Di Sepang2 ia mulai dibekali perangkat elektronik yang menjadi otak pergerakan motor. Ia cetak best lap 2:01,593 dan berada di urutan 22.

Bersainglah dengan dua penggeber RC213V-RS lainnya, Karel Abraham urutan 21 dan Eugene Laverty ke-23. Ttapi jauh dari Nicky Hayden sebagai joki RC213V-RS tercepat dengan urutan 17. Sebagai rookie yang tugsnya saat ini memang harus banyak belajar, urutan itu bukan hal penting bagi Miller. Joki yang digadang-gadang sebagai calon pengganti Csey Stoner di masa mendatang ini, hanya dituntut belajar….belajar….belajar!

Pelajaran penting di Sepang2 adalah gaya balap Miller yang memang harus diubah total. Contohnya saat melakoni simulasi race dalam 16 lap. Kecepatan makin kendur dan makin kendur karena daya cengkeram ban yang terkikis dengan cepat.

Ia belum bisa memanajemen ban dalam hal mengatur power motor lap demi lap. Mungkin ia masih terbawa gaya Moto3 yang asal gas, hehe. “Saya harus terus belajar ngirit ban dengan menyesuaikan gaya balap. Pada tes Qatar nanti, itu tujuan utama,” katanya.

Okelah nak, teruslah belajar ya? Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Tes Losail: Pedrosa Belum Kinclong Dengan Mesin 2015

MotoGP 2015 Jelang Tes Losail: Suzuki Memang Pesat Di Tangan Aleix

MotoGP 2015 Jelang Tes Qatar: GP15 Lebih Lincah, Iannone Hanya Butuh Waktu

MotoGP2015 Sepang (Tes Michelin): Marquez Tercepat, Rossi Cari Aman

MotoGP2015 Sepang (Tes Michelin): Set-Up Tak Klop, Penyebab Kecelakaan Lorenzo Cs

BAGIKAN