nhk

MotoGP 2015 Jelang Tes Losail: Suzuki Memang Pesat Di Tangan Aleix

 

ManiakMotor – Suzuki memang pesat sebagai ukuran pendatang baru di MotoGP. Tim yang masih harus mengembangkan semua suku cadang. Tidak seperti Honda dan Yamaha atau Ducati yang sudah di jalur risetnya. Kalau Suzuki semuanya harus dirangkai, termasuk manajemen tim barunya.

Diakui Satoru Terada yang menjabat Direktur Tim Suzuki MotoGP. Katanya, Suzuki dalam posisi berangkat dari nol. Entah itu dari sdm tim untuk merancang motor sesuai tuntan pembalap.

“Pekerjaan lanjutan masih besar. Tapi insinyur kami bekerja keras memetanya. Seperti test Sepang2, berhasil memperkenalkan beberapa spesifikasi baru. Langkah positif untuk mesin, elektronik dan sasis. Kompromi set-up bisa dilakukan,” jelas Satoru yang masih akan peras otot, otak dan dompet untuk peningkatan perfoma timnya agar setara dengan merek Jepang lainnya.

Terutama Aleix Espargaro yang kalau dihitung sampai test Sepang2 baru tiga kali naik GSX-RR. Penampilannya di tiga test pra musim sejak dari Valencia harus dijempoli. Suzuki sebagai pendatang baru di MotoGP, di tangannya rata-rata hanya ketinggalan 1 detik dari yang tercepat.

Di Sepang Aleix mencetak 2:00.275 atau tertinggal 1,160 detik dari catatan Marc Marquez yang tercepat di Test Sepang2. Sedang Maverick Viñales rekan setim Aleix mencetak 2:00,604 yang dari akumulasi tiga hari tes Sepang2 berada di posisi ke-14. Langkah yang oke sebagai pendatang baru dari Moto2, pakai Suzuki pula.

Menurut Aleix para insiyur Suzuki ‘tanggap darurat’. Ia mencontohkan soal defisit tenaga  GSX-RR, kini berhasil ditingkatkan dalam waktu sesingkatnya. Walau power masih perlu ditambah banyak. “Tenaga ini berpengaruh pada kecepatan. Seharusnya saya bisa lebih cepat di hari ketiga test Sepang2. Namun berarapa kali bikin kesalahan saat pakai ban ekstra lembut,” kata Aleix yang dalam tiga kali test selalu masuk 10 besar dan di test Sepang2 ke-9.

Aleix juga memuji GSX-RR yang setelan elekroniknya mudah ditemukan konfigurasinya. Hasilnya adalah control traksi yang enak. Motornya dengan mudah masuk pada sudut-sudut tersulit di Sepang. Traksi bannya tersedia. “Juga yang penting motor nurut dan mudah set saat kondisi panas di Sepang. Lomba di trek ini berlangsung pada kondisi demekian. Walau begitu, pekerjaan masih menunggu dan harus bekerja keras,” kata Aleix yang tak sabar ke Losail untuk mendeteksi set-up GSX-RR-nya di karakter sirkuit berbeda.

Lanjutkah deh, macam semangat Viñales yang geber terus pada semua kondisi. Sejak awal Viñales tak dipatok apa-apa selain belajar dan belajar. “Saya meninggalkan Sepang dengan hati riang. Saya berhasil memangkas waktu yang banyak. Namun masih perlu mengenal banyak tentang motor terutama variasi set-up-nya,” timpal Viñales.

Mantaplah. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Tes Qatar: GP15 Lebih Lincah, Iannone Hanya Butuh Waktu

MotoGP2015 Sepang (Tes Michelin): Marquez Tercepat, Rossi Cari Aman

MotoGP2015 Sepang (Tes Michelin): Set-Up Tak Klop, Penyebab Kecelakaan Lorenzo Cs

MotoGP2015 Sepang Tes Michelin: M1 Lorenzo Hancur, Berebut Foto Full SSG

MotoGP2015 Sepang Tes Michelin: Kecelakaan Berseri, M1 Lorenzo Hancur Separuh

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353