nhk

MotoGP 2015 Jelang Tes Sepang2: Tarung Sesama Inggris, Crutchlow Bacotin Yuniornya

 

 

 

ManiakMotor – Valentino Rossi masih pembalap terbaik Italia, terlalu jauh untuk diudek Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone. Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa masih akan sibuk memperebutkan status rider terbaik Spanyol. Macam mana dengan Inggris?

Seru juga bro karena tetap libatkan Honda dan Yamaha, dua pabrikan yang memang nggak boleh akur di MotoGP. Mereka harus terus saling gusur agar roda bisnis MotoGP tetap berputar. Begitu pun di Inggris, rivalitas para pembalapnya harus dibangun agar tayangan langsung di negeri itu tetap menarik.

Itu yang dilakukan Scott Redding baru-baru ini dengan memancang target sederhana tapi menikam pembalap sesama Inggris. “Tak peduli urutan berapa, yang penting mengalahkan Cal (Crutchlow). Ia senior dan kami pakai spek motor yang sama, pantas diperbandingkan,” ucap Redding yang tahun ini jadi joki Honda RC213V lewat tim Marc VDS Racing. Gacoannya sama dengan Cruthlow yang bela tim LCR Honda.

Di pihak lain, Bradley Smith yang nunggang M1 lewat jalur tim satelit Yamaha Tech3, juga punya target. Ia ingin jadi rider terbaik satelit musim ini sekaligus jadi pembalap terbaik Inggris di MotoGP. Artinya, ya sama saja, harus kalahkan Crutchlow.

Apa kata Crutchlow? Biasa ceplas-ceplos dan cenderung komentar sesuka hati aliat bacot kan. Kali ini Crutchlow mampu bicara rada serius. “Jika targetnya hanya menjadi rider Inggris terbaik, itu hal yang sia-sia. Nggak ada artinya. Bradley sudah kerja keras selama ini, Scott juga punya potensi. Harusnya mereka coba uber pembalap negara lain yang di depan,” katanya.

Crutchlow sama sekali tak tertarik jadi rider terbaik Inggris karena sudah meraihnya dalam dua tahun terakhir. “Sekarang saya besut RC213V, kompetitif. Motor ini agresif, cocok dengan karakter saya. Jadi, tak ada alasan untuk tidak berjuang merebut podium meski masih perlu  adaptasi dalam beberapa tes mendatang,” ucap Crutchlow yang punya target naik podium musim ini, otomatis menyingkirkan salah satu dari kwartet Marquez, Rossi, Lorenzo, dan Pedrosa.

Mampu ndak masbro! Itu yang harus diperjuangkan Crutchlow, 29 tahun, yang dalam karirnya sudah dapat 7 podium MotoGP plus 2 pole position. Tahun lalu ia malah kebagian satu podium, padahal lagi susah-susahnya di atas Ducati. Berarti dia nggak sembarang bacot. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Tes Sepang2: Pakai Ban Michelin, Marquez Masih Galak Nggak?

MotoGP 2015 Jelang Tes Sepang2: SSG M1 Kejar 0,2 Detik, GP15 Tanto Lavoro, Marquez Wajib Spek 2015

Moto3 2015 Test Jerez: Makin Benar Prediksinya Quartararo Pengganti Marc Marquez

MotoGP 2015 Jelang Tes Sepang2: Buat Jaga-Jaga, Ducati Tetap Bawa GP14,3

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353