nhk

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Kans Rossi Kembali Terbuka Di Seri Pungkas

 

ManiakMotor – Judul gambarkan suasana saat final MotoGP 2015 di sirkuit Valencia, Spanyol, 18 November nanti. Valentino Rossi usai dikenai sanksi penalti 3 point atas insidennya dengan Marc Marquez, seolah terkubur mimpinya untuk juara dunia. Ditambah penalti 1 point dari Misano, Rossi telah mengumpul empat point penalty. Itu harus membuatnya start dri belakang. Dengan situasi usai Sepang yang krodit, kansnya seolah tertutup walau masih unggul 7 poin di klasemen atas musuhnya Jorge Lorenzo.

Namun dari perkembangan kasus itu, bisa saja kans Rossi kembali terbuka. Itu melihat tipikal sirkuit yang dalam 12 tahun terakhir, Yamaha baru menang tiga kali di Circuit de la Comunitat Valenciana Ricardo Tormo itu yang diukir Rossi dan Jorge Lorenzo. Selebihnya Honda dan Ducati, tapi kebanyakan Honda. Tahun lalu juaranya Marc Marquez dengan berbagai rekor Valencia atas namanya.

Lho kenapa bisa geeetu? Ya bisalah bro. Itu didukung dua petarung Honda bersama motornya. Dua jagoan Honda ini di atas kertas dan semoga sampai di atas aspal, cocok dengan Valencia yang anticlockwise alias balapan melawan arah jarum jami. Lebih-lebih Pedrosa yang memang kidal dan  di Valencia paling sakses dengan sering juara.

Motor juga mendukung. Dari 14 tikungannya yang 9 kiri dan 5 kanan, saling berdekatan karena panjang Valencia hanya 4 km. Belum lagi lebar rata-ratanya hanya 12 meter. Akselerasi andalan RC213V jalan di situ. Makanya dari persentase tadi, Honda yang banyak menang. “Inginnya mengulang sakses seperti Sepang dan Philip Island. Ya juara,” kata Dani Pedrosa. “Saya melupakan yang lalu dan kembali ingin merasakan juara di Valencia,” jamin Marquez.   

Bila bermain ‘sungguh-sungguh’ posisi 1 – 2 ada di Honda, itu boleh membuka kans Rossi yang nggak perlu juara di Valencia yang penting bisa tempel Lorenzo. Apalagi kalau mendengar omongan Shuhei Nakamoto. Itu bos HRC berharap dan mendukung dua jokinya juara 1 – 2, sehingga tak dikaitkan dengan posisi pembalap Yamaha. Posisi begitu, walau Rossi start dari belakang ada kemungkinan, dia bisa masuk ke-4 besar.   

Silakan juga dikaitkan dengan omongan Lorenzo yang sejak dulu bicara di balap apa saja bisa terjadi. “Selagi balapan belum selesai, tak ada yang bisa menebak. Jangankan 30 lap di Valencia, setiap lap saja tidak ada yang bisa memprediksi,” yakin Lorenzo yang juga sejak awal mengakui M1 Rossi lebih mumpuni di tikungan-tikungan lambat dan di Valencia inilah tempatnya.

Kans ini kembali terbuka sangat lebar bila banding Rossi berhasil ke pengadilan olahraga dunia atau CAS (Court of Arbitration for Sport). Karena itu, Lorenzo sangat khawatir dan mengutus pengacaranya terlbat di CAS, walau ditolak mentah-mentah oleh CAS. Itu tanda Lorenzo masih ngeper pada sosok Rossi.

Ya iyalah…, kalau begitu jalan ceritanya. Ayo ditunggu cerita selanjutnya terutama keputusan CAS yang paling lambat 6 November 2015. Ito  

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Marquez Dan Pedrosa Janji 1-2, Tak Pengaruhi Juara Dunia

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Hadang Rossi di Luar Sirkuit, Lorenzo Coba Pengaruhi CAS

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Yamaha Bantah Nakamoto Soal Tendangan Rossi Pada Marquez

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Jadwal Serial 2016 Berubah, Bukan Gara-Gara Rossi – Marquez

MotoGP 2015 Jelang Valencia: FIM dan Dorna Batalkan Jumpa Pers Untuk Kendalikan Situasi

BAGIKAN