nhk

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Petisi Cabut Hukuman Rossi, Fans Indonesia Diperhitungkan, Sehari Sedot 325.000 Pendukung

ManiakMotor – Makin ke sini makin meragukan tuduhan Valentino Rossi menendang Marc Marquez di Sepang. Petisi pun dibentang agar hukuman The Doctor dicabut.

Sudut kamera dari helikopter yang diajukan Rossi dan Yamaha umumnya jadi pedoman utama karena kronologinya lebih terlihat terang benderang. Race Direction dalam berikan hukuman kepada Rossi pun tidak menyebut karena menendang, tapi karena cara balapnya yang menggiring Marquez ke luar racing line dan itu yang menyebabkan crash dan Marquez terjatuh.

Race Direction sudah jatuhkan keputusan yang kemudian disahkan FIM. Tim Movistar Yamaha juga sudah terima dan hormati keputusan itu meski secara langsung sudah ‘membunuh’ kesempatan Rossi menjadi jurdun 2015. Tim ini pun tak bisa lakukan langkah apa-apalagi setelah upaya bandingnya ditolak FIM.

Kini gantinya adalah fans Rossi yang bergerak dan mencoba menekan FIM untuk membatalkan hukuman terhadap Rossi. Caranya lewat petisi yang digagas Nicholas Davis, warga Virginia Water, Inggris. Intinya, doski merasa hal keseluruhan yang terjadi di Sepang dan buntutnya yang tidak adil buat The Doctor telah secara langsung menghancurkan MotoGP sendiri. “Kejuaraan ini sudah kotor dan harus segera dibersihkan. Ada pengkhianatan dan penghinaan terhadap pembalap maupun penggemar,” ucap Davis yang mengirimkan petisinya langsung kepada FIM, Mike Webb selaku Race Director, dan Lin Jarvis selaku Direktur Tim Movistar Yamaha.

Dampaknya ternyata luar biasa hebat. Petisi tersebut langsung menginternasional dan terbit dengan berbagai versi bahasa, yakni Inggris, Italia, Indonesia, Prancis, Jepang, Belanda, dan Spanyol sendiri yang asalnya Marquez dan Jorge Lorenzo.  Sejak bergulir sampai Selasa (27/10) siang ini, tercatat sudah 325.470 orang yang menyetujui petisi pencabutan hukuman Rossi ini. Jumlah yang speed dan pergerakannya luar biasa kencang, jauh lebih besar dari penonton rata-rata di sikruit yang bisa 100 ribu saja sudah luar biasa.

Belum ada rekapitulasi dari mana saja suara terbanyak yang dukung petisi. Yang jelas, fans di Indonesia salah satu yang terbesar di MotoGP dan karena itu juga Dorna Sport dan pabrikan selalu bersemangat bawa MotoGP ke Indonesia. Sayangnya, Dorna yang lebih punya bargaining position ketimbang Indonesia. Opa Carmelo Ezpelata itu yang bikin syarat buat kita, dan kita harus taat karena tak punya kapasitas untuk bikin syarat. Aduh Mas, yang nulis kok jadi ngelantur nih!

Langsung saja dah, yang mau lihat atau mau ikutan petisi, silakan meluncurkelink ini: https://www.change.org/p/motogp-race-director-mike-webb-remove-the-penalty-from-valentino-rossi-and-bring-back-integrity-to-the-championship-2246013d-9c5a-44e9-b306-02c667fce09c, yang sebetulnya juga sudah dilansir pembaca maniakmotor.com lewat komentarnya. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Pasca Sepang, Jelang Valencia: Agostini Minta Lorenzo Tak Ikut Bacot

MotoGP 2015 Pasca Sepang, Jelang Valencia: Marquez vs Rossi, Raja Tega Sang Pengidola!

MotoGP 2015 Sepang (Pasca Race): Ini Bukti Tak Ada Tendangan Rossi

MotoGP 2015 Pasca Sepang, Jelang Valencia: Rossi vs Marquez, Lorenzo Pun Layak Dipenalti, Layak Pula di PHK Yamaha?

MotoGP 2015: Kabar Dari Kantor Berita Italia, Rossi Akan Boikot GP Valencia

MotoGP 2015 Pasca Sepang, Jelang Valencia: Rossi vs Marquez, Ini Komentar Stoner

 

 

BAGIKAN