nhk

MotoGP 2015 Jerez (Jelang Race): Spoiler Ducati GP15 Kembali Diuji

ManiakMotor – Hanya satu unit GP15 yang tampil apik di sesi awal GP Spanyol, yakni milik Andrea Iannone. Pertanda sulit mempertahankan tren podium macam di Qatar, Austin, dan Argentina?

Seperti diprediksi Andrea Dovizioso sejak awal, spoiler atau sayap aerodinamis pada fairing Ducati GP15 akan kesulitan di trek Jerez yang 13 tikungannya sambung-menyambung. Ternyata benar adanya. Sayap itu belum bisa membantu menekan wilayah depan GP15 untuk cepat menengok di tikungan-tikungan yang mengalir Jerez. Kira-kira begitu sebab yang menonjol di GP15 kan sayap tersebut, hehe.

Tak sekalipun Dovi tampil apik di 4 sesi latihan bebas dan di sesi Q2 hanya bisa tembus grid ke-8 alias row ketiga. “Di Jerez minimal start row 2 agar bisa berharap laju ke podium. Start dari grid 8 membuat kami harus dapatkan set-up yang benar-benar mumpuni jika tetap ingin ke podium. Tapi, apapun nanti hasil akhirnya, setidaknya kami semakin paham apa yang harus dikembangkan dari motor baru ini,” ujar Dovi yang tetap jaga motivasi dan kepercayaan dirinya tanpa sebut-sebut wing alias sayap alias spoilernya.

Beda dengan GP15 Iannone yang sejak awal sangat bergairah masuk Jerez karena di trek itulah ia jadi juara saat berlaga di Moto2 2011. Rider muda Italia itu apik di semua sesi latihan bahkan tercepat  di FP4. Doski bahkan start front row di sebelah Lorenzo dan Marquez. Ya sayapnya sangat berguna.

Tapi, untuk membidik podium, Iannone sadar diri karena punya lawan yang sangat berat. “Start di depan sangat penting di Jerez dan tak pernah mudah mendapatkan posisi itu. Mungkin saja hasil balapan tak akan sebagus hasil kualifikasi, tapi saya punya pace memadai dan yakin bisa bermain bagus saat lomba,” kata iannone yang tidak secara tegas berani membidik podium lagi.

Iannone memang tak boleh sesumbar. Ia boleh start dari depan, tapi  pengalamannya yang masih minim menjadi kelemahan tersendiri untuk bertarung ke podium. Ia masih butuh waktu beradaptasi dengan perangkat elektronik GP15 yang jlimet,  khususnya yang berkaitan dengan peranti traction control, dan antiwheelie. Itu yang membuatnya jago di single lap, tapi kedodoran saat balapan karena kurang mampu memenej daya tahan bannya.

So, maklum jugalah kalau nantinya GP15 gagal jaga tren podium di Jerez karena joki-jokinya punya problem masing-masing. Tapi, itu barulah teori karena faktanya acap terjadi hal-hal di luar prediksi dalam sebuah balapan. Kalau sampeyan fans Si Motor Merah, bolehlah berharap ada kejutan. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP, Moto2, Moto3 Jerez, Spanyol 1, 2, 3 Mei 2015

MotoGP 2015 Jerez (Jelang Race): Rossi Belum Ketemu Setingan Atau Sembunyikan Strategi?

MotoGP 2015 Jerez (Jelang Race): Lepas Lorenzo, Perhatian Marquez Tertuju Kepada Rossi

MotoGP 2015 Jerez (Jelang Race): Yamaha Tokcer Cuaca Panas, Lorenzo Berpotensi Tarung Rossi

MotoGP 2015 Jerez Q2: Lorenzo Pole Position, Rossi Ke-5

MotoGP 2015 Jerez FP4: Iannone Tercepat, Marquez Jatuh

BAGIKAN