nhk

MotoGP 2015 Jerez (Pasca Race): Salah Pencet Tombol, Tren Podium GP15 Terhenti

 

ManiakMotor – Dalam ulasan sebelumnya di portal ini sudah dibilang kalau Andreaa Iannone harus lebih pintar pelajari perangkat elektronik Ducati GP15. Gara-gara salah pencet tombol di garis start, potensi podium di GP Jerez pun langsung melayang.

Tampil gagah sejak latihan dan start front row bersama Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, akhirnya dirusak sendiri oleh Innone di garis start. Ia salah pencet tombol yang sudah direkam dan disetel ECU secara otomatis. Seharusnya ia pencet tombol dry (kering), namun karena keterusan mencetnya jadi beralih ke setingan wet (basah). Dengan sendirinya semua peranti elektronik yang mangatur kinerja motor berganti. Iannone harus balapan dengan mapping  basah padahal lintasan tengah kering. Kebayang kan repotnya?

Akibatnya langsung terasa. Selepas start, posisinya langsung drop ke urutan 11. Penonton pun sempat heran melihat lampu merah yang menyala di buntut GP15-nya karena itu indikator yang sejatinya hanya menyala kala balapan berlangsung di tengah hujan.

Iannone harus berjuang keras untuk mengendarai motor yang ‘otaknya’ sudah ngaco. “Untuk kembali pada mode awal, prosedurnya sangat rumit dan tak mungkin dilakukan saat balapan,”ujar rider Italia itu yang akhirnya dengan susah payah bisa finish urutan 6.

Para petinggi Ducati macam Paolo Ciabatti dan Luigi Dall’Igna menyayangkan insiden itu tapi memakluminya karena selama ini kelemahan utama Iannone memang terletak pada penguasaannya pada perangkat elektronik berikut semua mekanismenya yang njlimet. Keduanya malah memuji Iannone yang dalam situasi tak normal itu malah bisa finish ke-6.  

“Saya benar-benar salah. Akan menebusnya di seri LeMans nanti,” tekad Iannone yang baru musim ini naik dari tim satelit ke timpabrikan Ducati.

Petaka Innone sekaligus mengakhiri tren podium yang diraih Ducati dalam tiga seri pembuka di Qatar, Austin, dan Argentina. Pasalnya, Andrea Dovizioso sejak sesi awal memang terkendala di Sirkuit Jerez dan itu sudah ia prediksi sendiri jauh sebelum balapan. Gaya balapnya tidak klop dengan lay out tikungan Jerez, karena itu juga kesulitan membuat set up yang mantap. Syukur masih bisa finish ke-9 dapat poin penting sehingga masih bercokol di urutan 2 klasemen sementara. Andro

Baca Juga

MotoGP 2015 Jerez (Pasca Race): Marquez Serasa Juara, Sempat Takut Didekati Rossi

MotoGP 2015 Jerez (Pasca Race): Rossi Ogah Pikirin Poin, Tapi Peforma M1

MotoGP 2015 Jerez (Pasca Race): Kembali ke Jalur Juara, Lorenzo Akan Terus Kejar Rossi

BAGIKAN