nhk

MotoGP 2015: M1 Merapat di Austin, Tolok Ukur Rossi Masuk Trek Eropa

 

ManiakMotor – Gairah Valentino Rossi merebut gelar jurdun ke-10 musim ini masih terawat setelah dua ronde MotoGP. Ia bikin perhitungan berdasarkan komparasi speed M1 dibandingkan musuh abadinya, RC213V. Kecepatan M1 yang meningkat tajam di trek Austin menjadi perhatian khusus The Doctor menganalisa perimbangan Yamaha melawan Honda di trek berikutnya.

“Tahun lalu kami tertinggal cukup jauh. Kini mendekat dan itu paling  penting dan jadi target utama di Austin. Itu berkat pengembangan teknis M1 pada area pengereman dan berfungsinya SSG baru. Selama ini Austin trek paling menyulitkan dan saya tak pernah bisa nyaman balapan di sana. Sekarang berbeda,” kata The Doctor walau ban denpannya tercabik-cabik tapi kecepatan meluncur di 20 tikungan sudah sangat membaik.

Karena sudah mampu merapat di Austin dengan bukti start row kedua dan finish podium, ia yakin M1 akan semakin kompetitif di sirkuit-sirkuit selanjutnya. Rossi akui Marquez memang sulit dijinakkan di Austin, tapi jika M1-nya tak terkendala keausan ban depan sejak pertengahan balapan maka selisih waktu finishnya bisa diperpendek.

Ia memastikan M1 musim ini berkembang sangat signifikan dibandingkan tahun lalu. Terlebih dengan perbandingan hasil di Austin. Karena itu doski pun optimis M1 akan lebih nyaman memasuki trek berikutnya di GP Argentina minggu depan dan selanjutnya masuk trek-trek tradisional Eropa. Di Eropa data-data M1 lebih lengkap dan dibangun berdasarkan karakter trek di sana. Kata lainnya kalau di Austin saja M1 ngelawan, maka pada trek berbeda seyogyanya ya sudah siap saling pukul.

Serunya, pengejaran M1 terhadap dominasi Honda kini malah ‘direcoki’ Ducati dengan proyek GP15-nya. Dua ronde berturut di Qatar dan Austin, Rossi harus berjibaku melawan Ducati ke baris depan. Sepertinya hal sama akan terulang di trek-trek berikutnya, M1 harus singkirkan GP15 terlebih dahulu baru setelah itu coba fight  dengan RC213V.

“Ducati sangat berbeda sekarang.  Performa di tikungan sangat jauh membaik. Mereka bisa pakai racing line seperti digunakan Honda dan Yamahai,” ujar Rossi yang dua tahun di Ducati acap terkendala masalah melebar alias understeer. “Tapi, itu semua perkembangan positif buat olahraga ini. Makin bagus persaingannya, tidak bikin ngantuk, dan sangat positif buat fans. Saya sendiri harus tetap berusaha agar lebih sering di podium,” katanya.

Kalau sering di podium artinya target juara ke-10 juga mendekat! Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

Hasil MotoGP Austin, Amerika, 10, 11, 12 April 2015

MotoGP 2015 Austin Amerika (Race): Ban Depan M1 Rossi Hancur Berat, Nih Buktinya..!

MotoGP 2015 Austin (Pasca Race): Kata Lorenzo, Tunggu Aku di Termas

MotoGP 2015 Austin (Pasaca Race): The Doctor Pecah Telor, Masih Numero Uno Klasemen

BAGIKAN