nhk

MotoGP 2015: Marquez Dikritik Keras Pindah Ke Andorra, Dia Masih Anak Mama..!

ManiakMotor – Menghidari pajak atau apa pun modusnya, Marc Marquez malah dikritik keras akan ganti warga negara. Baru lalu dia diberitakan akan pindah ke Andorra, negera kecil. Spekulasi awal, ia lari dari  pajak. Tapi belakangan alasannya, kebugarannya tidak terganggu di Andorra, walau musim dingin masih boleh berolahraga di luar ruangan dengan keras.

Kritikan terutama soal setianya Marquez pada negara. Maklum sampai sekarang Marquez dikenal sebagai anak mama. Ia  dekat dengan keluarganya.  Ke mana-mana selalu bersama. “Saya sudah  21 tahun. Saatnya hidup mandiri, seperti umumnya anak mudah seusia saya,” kata Marquez saat jumpa pers menghadapi event Superprestigio DTX di Barcelona pada 13 Desember. Ini balapan dirt track di sirkuit tanah yang akan diikuti banyak pembalap motor prototype.

Kata Marquez soal pajak bukan satu-satunya alasan ia ke Andorra. Buktinya tahun depan atau 2015 ia masih membayar pajak seperti biasa ke Spanyol, negaranya. “Di Andorra waktu tidak tersita oleh musim dingin untuk latihan fisik. Fisik ini menjadi modal utama di MotoGP, siapa pun tak bisa memprediksi perjalanan karir di masa depan. Solusinya latihan keras yang tak putus-putus,” alasan Marquez soal kepindahannya.

Marquez mengakui kritik yang dialamatkan padanya terlampau keras. Maklumlah, fans dan pecinta olahraga bermotor mengenal Marquez sebagai sosok anak muda yang patuh pada ortu. Ia habiskan hari-harinya di kota kelahirannya di Cervera bersama keluarga. Lalu latihan bersama dengan sang adik Alex. Ketika tiba-tiba pindah, ya pada curigalah orang-orang.

Andorra banyak disukai para atlet professional. Diperkirakan mereka mengelak dari tukang palak, eh pajak. Tapi seperti penjelasan awal, Andorra punya keindahan alam dan  menawarkan untuk pelatihan di ruang terbuka di saat Eropa diselimuti salju. “Kritik boleh saja. Mereka berhak melakukan itu, tapi jangan terlalu keras, saya dan keluarga terganggu dengan kritikan itu,” imbau Marquez.

Sekali lagi katanya, ia ke Anddora semata untuk latihan rutin. Jangan sampai seperti saat umur 19 tahun ia pernah punya pikiran meninggalkan balap. “Berkat dokter niat itu diurungkan. Apa pun saya ucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukung saya dan keluarga. Satu-satunya hal yang saya ingin lakukan adalah terus menikmati diri sendiri dan terus membalap.”

Tentu membalap dengan prestasi seperti sekarang. Begitu bro, dia bukan anak mama lagi. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2014: Besut Ferrari, Lorenzo Balap Ketahanan di Abu Dhabi

MotoGP 2015: Teka-Teki Ducati, GP15 Masih Misterius

MotoGP 2014: Digaji Rp 150 Miliar/Tahun, Marquez Pusing Diudek Pajak

MotoGP 2014: Siap-Siap 2015 Rossi Giat Dirt Track, Dovi Ke SIC Supermoto

BAGIKAN