nhk

MotoGP 2015: Mestinya Miller Langsung Diadu Lawan Marquez, Pasti Menggiurkan

 

ManiakMotor – Judi Honda berhasil saat mendongkrak Marc Marquez loncat langsung dari Moto2 ke MotoGP tanpa proses magang di tim satelit sebagaimana lazimnya. Honda pun kembali gambling kala  meluncurkan Jack Miller bak roket. Miller tembak langsung dari Moto3 ke MotoGP. Tapi, perjudiannya kok nanggung Bro?

Langkah promosi Miller memang dinilai setengah. Melihat talentanya, seharusnya bocah Australia itu ditembakkan langsung satu tim dengan Marquez di Repsol Honda. Bukan menyimpan Miller lebih dulu di tim satelit LCR Honda. Udah gitu pakai RC213V-RS spek Open Class pula. Ya yang jelas kalah galak dibandingkan RC213V milik Marquez. Andai Miller langsung disatukan dengan Marquez di Repsol Honda, rivalitas kedua remaja itu pasti lebih menggiurkan dibandingkan pasangan Marquez dan Dani Pedrosa yang dipertahankan Honda hingga musim 2016.

Setidaknya begitulah pandangan dua juara dunia di era GP500, Michael Doohan dan Kevin Schwantz. “Sebuah terobosan fantastis jika HRC menyandingkan Miller dengan Marquez dalam satu tim dan sama-sama membesut motor pabrikan. Ia menjadi lawan yang lebih meyakinkan dibandingkan Pedrosa. Ketika main di GP500, saya juga ndak lewat GP125 atau 250cc,” kata Doohan yang juara GP500 lima kali.

Katanya, Marquez baru berumur 21 tahun, “Jadi kenapa tak memberinya lawan yang juga muda dan punya talenta hebat. Dengan posisinya di LCR dengan besutan berbeda tak akan terbuka potensinya member perlawanan,” tambah Doohan yang menilai HRC telah salah mempertahankan Pedrosa yang terbukti tak mampu menyaingi Marquez. Doohan pun memberikan bukti lain. Yakni dua tahun terakhir Marquez mengoleksi 19 kemenangan sedangkan Pedrosa yang senior hanya empat.

Demikian pula Schwantz, juara dunia 1993 di atas Suzuki. Ia bilang HRC semestinya beri kesempaan Miller di tim pabrikan sesegera mungkin. Menempatkannya di tim satelit hanya membuang waktu karena jelas sekali tak akan bisa memperlihatkan bakat besarnya. “Pedrosa bukanlah pembalap buruk, tapi terbukti tak mampu meraih gelar dunia. Coba sebutkan, ada ndak pembalap pabrikan Honda yang bertahan 8 atau 9 tahun tanpa gelar?” tandasnya.

Eh, pas ditengok-tengok ke belakang, ternyata memang Pedrosa itu terbilang gagal karena teammate-nya semua jadi juara dunia, mulai dari Nicky Hayden, Casey Stoner dan kini Marquez. Dan, kalau dipikir-pikir, ya benar juga ocehan dua pembalap pensiunan kelas primer itu kalau Honda memang terlalu tanggung mempromosikan Miller. Betul ora Son? Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015: Lewat Bengkel Akira, Kawasaki Ninja Menuju MotoGP???

MotoGP 2015 Jelang Test Sepang1; Rossi Niat Bangat Juara Dunia Ke-10 Kali

MotoGP 2015: Lorenzo Dijagokan, Dianya Waspadai Rossi

MotoGP 2015: Tikungan Mugello Dibenahi, Aspal Baru Di Sirkuit Teknikal Yang Cepat

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353