nhk

MotoGP 2015 Motegi (Jelang FP1/FP2): Hati-Hati, Tiga Samurai Jepang Siap Beraksi!

 

 

ManiakMotor – Tahun ini tak ada pembalap Jepang secara regular di MotoGP. Karena itu wild card di Motegi menjadi kesempatan penting para Samurai Nipon untuk unjuk nyali dan skill.

Pada GP Jepang di Motegi, 9-11 Oktober, akan muncul tiga local hero yang diharap bisa bikin kejutan seperti sering ditunjukkan rider Jepang pemegang wild card. Seperti diperlihatkan almarhum Norick Abe tempo dulu, yang langsung membuatnya terkenal. Ke-3 rider itu bukan sembarangan, makanya boleh diberikan kartu sakti. Kalau kartu sehat mah pasti sudah punya. Mereka memang punya ‘SIM’ untuk geber motor sekelasMotoGP.

Takumi Takahashi akan mewakili kubu HRC (Honda Racing Corporation). Doski adalah test rider Honda yang mencicipi RC213V terlebih dahulu sebelum dikembangkan buat Marc Marquez dan Dani Pedrosa. So, tak perlu panjang lebar mengisahkan karir Takumi yang kini salah satu rider top di Negeri Matahari terbit.

Menjadi menarik karena ia mendapat lawan sepadan dari kubu Yamaha yang notabene rival utama Honda di segala medan dan cuaca, kapan saja dan di mana saja hehehe! Lewat bendera tim Yamalube Racing Team, Yamaha mengirim Katsuyuki Nakasuga untuk ikut tarung. Doski adalah tes rider tim pabrikan Yamaha yang juga punya pengalaman jadi pembalap pengganti di MotoGP.

Duel Honda versus Yamaha lewat Takahashi dan Nakasuga tentu punya daya tarik tersendiri di Motegi. Itu menyangkut reputasi dan harga diri masing-masing, makanya selalu saja pemegang wild card di GP Jepang tampil gila-gilaan, tak kenal menyerah, bernyali besar dan seolah siap harakiri (bunuh diri) di lintasan demi raih kehormatan. Bukan tak mungkin mereka juga bisa merepotkan para pembalap regular.

Itu diperlihatkan MakotoTamada (Honda) yang menang di Motegi pada musim 2004. Ia mengalahkan Valentino Rossi (Yamaha) saat itu. Hebatnya lagi, podium ketiga   diisi Jepang pula, yakni Shinya Nakano yang membesut Kawasaki.

Samurai ke-3 adalah Kousuke Akiyoshi, pembalap veteran Jepang yang kini berumur 40 tahun dan sehari-hari terlibat dalam proses pengembangan Honda. Ia menggantikan posisi Karel Abraham (AB Motoracing), rider Open Class yang harus minggir sementara lantaran cidera. Berarti dia lebih tua dari Rossi saat tampil. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Rossi Terapkan Taktik Race to Race, Tergantung Situasi

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Pedrosa Tebar Ancaman, Modalnya Sukses Gedor Rossi di Aragon

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Presiden Jokowi Campur Tangan, Indonesia Tuan Rumah MotoGP

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Masih Cidera, Marquez Ingin Jaga Kehormatan Honda

MotoGP 2015 Jelang Motegi: Untuk Mencegat Rossi, Lorenzo Butuh Bantuan Honda dan Ducati

BAGIKAN