nhk

MotoGP 2015 Motegi (Pasca Race): Hasil Serba TakTerduga, Rossi Vs Lorenzo Melonggar Di Klasemen

 

ManiakMotor – Tak ada duel Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo di Motegi pada Ahad 11 Oktober 2015. Ada sih, tapi hanya sekejap terjadi selepas start. Kendati begitu, lomba tetap menegangkan gara-gara hujan yang licin. Saat mulai mengering, joki berlolmba dengan daya tahan ban.

Hujan yang dikhawatrikan Lorenzo sejak awal akhirnya datang juga. Seperti komentarnya kemarin, seluruh dominasinya di sesi latihan dan kualifikasi jadi tak berguna dalam race andai  statusnya jadi wet race. Mantap di lap awal sampai pertengahan, M1-nya mulai kedodoran dengan ban depan.

Mulai lap 16 ke atas Lorenzo sudah kelabakan. Titik pengeremannya menjauh dari mulut tikungan. Lajunya di dalam tikungan pun melmbat. “Sangat sulit mengembangkan kecepatan. Itu karena di lap-lap awal saya terlalu keras mencoba lari sejauhnya. Tak ada kata lain, harus menang di tiga seri terakhir,” ucap Lorenzo yang memang apes karena dihadang hujan dalam tiga balapan genting musim ini.

Kalah 18 angka dari Rossi, gelar jurdun 2015 bakal tetap jatuh ke tangan The Doctor andai ia runner up di semua seri sisa yang dijuarai Lorenzo. Itu pun jika Lorenzo juara. Jika The Doctor juaranya, ya sudah, angkat tangan karena rivalitas saat ini makin longgar. “Situasi dalam kejuaraan dunia memang semakin bagus, tetap saja harus kerja keras seperti terjadi di sini. Tambahan 4 poin dari Jorge hasi lperjuangan berat dan panjang,” ucap Rossi yang sebenarnya juga mulai merasakan  daya cengkeram bannya menurun, namun mampu memenejnya dengan apik.

Itu sebabnya, Rossi tak ladeni Pedrosa bermain rapat. Selain karena pace Pedrosa lebih yahud, hal penting yang disasar adalah Lorenzo. Ia tahu kalau rivalnya itu mulai kendur di beberapa lap terakhir. Sementara dia tetap konsisten pada laju yang dikembangkan sejak awal lap.

Buat Pedrosa sendiri, menang di Motegi jadi suksesnya mengembalikan pamor Honda di sirkuit Honda sendiri setelah dua tahun terakhir diambil Yamaha. Ini kemenangan perdananya musim 2015. Itu membuatnya selalu mencicipi minimal satu kali menang di setiap musim sejak gabung MotoGP pada 2006 meski tak pernah jadi jurdun. “Balapan yang luar biasa, sama sekali tak saya duga sebelumnya. Di awal race banyak kendala. Baru pertengahan saya temukan irama yang lebih baik,”ucap Pedrosa yang raih kemenangan ke-27 di kelas primer.

Ya, memang tak terduga. Hanya karena hujan maka speed fantastisi dan pecah-pecah rekor Lorenzo di sesi sebelumnya jadi tak berguna sama sekali. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Motegi Jepang, Moto2, Moto3, 9 – 11 Oktober 2015

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

MotoGP 2015 Motegi (Race): Pedrosa Juara, Manajemen Ban Rossi Mengatasi Lorenzo

MotoGP 2015 Motegi (Warm Up): Wet Race Pedrosa Tercepat Disusul Lorenzo Dan Rossi

MotoGP 2015 Motegi (Jelang Race): Hujan Akan Batalkan Duel Sengit Rossi Versus Lorenzo

BAGIKAN