nhk

MotoGP 2015 Pasca Race Losail Qatar: Rossi Pura-Pura M1-nya Pelan Di Latihan Sampai Kualifikasi

 

ManiakMotor – Ada yang bilang dari sesi FP1 sampai Q2, bahwa M1 Valentino Rossi bersama dirinya sebenarnya sudah kencang. Tapi dia pura-pura ‘pelan’, hehe. Tujuannya, agar Rossi  bukan jadi incaran lawan-lawannya saat ronde pertama MotoGP di sirkuit Losail, Qatar pada 29 Maret 2015. Sebab hasilnya Rossi kampiun di sana.

Itu bisa benar, bisa pula tidak. Benar karena melihat lajunya M1 Rossi saat race. Pace-nya dari start grid 8 dan sejak terlempar dari urutan 10 saban lap selalu (pakai sangat) konstan sampai finish.  Tercatat Rossi mencetak 1:55 ada 15  lap. Sekali saat  start di atas dua menit dan sisanya 1:56.

Bandingkan dengan Ducati GP15 Andrea Dovizioso yang kedua dan berduel dengannya, hanya 11 kali melakukan 1:55. Jumlah lap konsisten di 1:55 hanya bisa disaingi Marc Marquez yang bisa melakukan  14 kali berlari di time itu. Sayang saja Marquez esmosi saat start.

Sepertinya full SSG M1 yang dari FP1 sampai Q2 diragukan, ketika race malah sangat berfungsi. “Motor saya sangat fantastis  ketika race. Dari semua manuver, motor saya mau diajak bekerjasama. Luar biasa memang Yamaha ini,” teriak Rossi sebelum naik podium pertama atau setelah finish.

Disebut full SSG itu, lantaran telah berfungsi saat turun gigi. Itu boleh kelihatan saat masuk tikungan. M1 Rossi sungguh rapi masuk di racing line, mulus menusuk tikungan. M1-nya seperti dikasih rel melakukan itu. Apalagi keluar tikungan yang sebelumnya sudah ada pada SSG-nya. Di akhir finish, stamina Rossi pun biasa-biasa saja alias nggak ngos-ngosan.  Kan kata Rossi salah satu fungsi SSG bisa menghemat fisik saat bertarung, motor stabil.

Bisa juga salah. Di umur Rossi yang sudah 36 tahun, rasanya tak perlu mengumbar nyali untuk adu kecang di single lap. Dia tahu persis kecepatan yang dibutuhkan saat race di Losail bukan rata-rata 1 menit 54 detik seperti yang merajai FP3 dan kualifikasi. Tapi membalap pada kisaran 1:55 yang konsisten. Meleset sikit menjadi 1:56 koma kecil. Rossi sendiri fastest lapnya 1 menit 55.267 detik dan ini yang tercepat saat lomba loh, kedua Jorge Lorenzo. Itu sama saja motor yang paling laju saat lomba, ya M1 Rossi.

Itu juga fastest lap dicetak pada lap ke-5. Rossi bisa kembali mendekati fastest lapnya pada lap 22 atau atau lap ter akhir mencetak 1:55.352. Saat itu kompon ban sudah genting, tapi bisa ia lakukan. Padahal fastest lap yang urutan kedua dari Lorenzo hanya 1:55.428. Ada lagi yang bikin banyak catatan 1,55 dari Rossi. Yakni tekanan dan menekan. Tahu sendiri, Rossi semakin berduel akan alamiah skill-nya muncul.  

Rossi akan jaya di Losail bisa dilihat pula saat warm-up. Sesi ini sudah tak ada yang berusaha mencetak adu cepat seperti FP3 dan Q2. Time yang muncul sudah real untuk kecepatan rata-rata saat lomba. Karena motor yang dibawa ke warm-up telah  99 persen setingan race, termasuk bahan bakar yang penuh. Saat itu Rossi kedua di bawah Marquez. Itu pun diilakukan di awal sesi pemanasan. Marquez mencetak 1:55.819 dan Rossi  1:55.843. Dan yang lima besar finisher race, di warm up juga mencetak 1:55, termasuk dua Ducati GP15 itu.

Jadi benar atau salah Rossi pura-pura? Nggak tahu deh. Miolo  

BACA JUGA

MotoGP 2015 Pasca Race Losail: M1 Rossi Unggul Tiga Sektor, Kecuali Trek Lurus, Dipengaruhi SSG

Hasil MotoGP Losail Qatar 26, 27, 28, 29 Maret 2015

MotoGP 2015 Qatar (Pasca Race): Bautista Gagal Finish, Marquez Yang Disalahkan

MotoGP 2015 Qatar (Pasca Race): Puji-Pujian Banyak Pihak, Rossi Belum Bermain 100%

MotoGP 2015 Qatar (Race): Pedrosa Terancam Out, Stoner Masuk?

MotoGP 2015 Qatar (Race): Biarpun Kalah, Marquez Masih Saja Bikin Rekor

BAGIKAN