nhk

MotoGP 2015 Pasca Sepang, Jelang Valencia: Agostini Minta Lorenzo Tak Ikut Bacot

ManiakMotor – Giacomo Agostini yang kini berumur 73 ikut bicara soal kisruh Valentino Rossi versus Marq Marquez yang untungkan Jorge Lorenzo itu. Opa Giacomo coba menilik semua masalah dengan arif bijaksana sesuai umurnya dan tidak ingin menyalahkan Rossi atau Marquez.

Legenda hidup balap motor dunia dengan rekor 15 gelar jurdun itu salah satu yang tidak setuju dengan rencana come back Rossi ke Yamaha pada musim 2013 setelah terpuruk di Ducati. “Menduetkan kembali Valentino dengan Jorge (Lorenzo) ibarat menempatkan harimau dan singa dalam satu kandang,” kata Giacomo.

Seperti perkiraan, si harimau dan singa itu kembali gaduh dapat satu makanan yang nggak bisa dibagi, yakni juara dunia. Meski belum segaduh musim 2009 tapi menjurus ke sana. Walau sesama Italiano, Agostini menyayangkan Rossi yang terpancing dan terjebak dalam permainan Marquez. Itu ia apungkan dalam sebuah wawancara panjang dengan media terkemuka Italia, La Gazetta dello Sport.

Baginya Rossi harus tahan emosi dan berusaha menjauh dari Marquez. Jika tidak bisa, maka cukup di belakangnya dan tunggu kesempatan. “Jelas sekali Valentino saat itu stres dengan ulah Marc. Valentino bukan pembalap gendeng, ia hanya terjebak situasi. Ia entertainer di lintasan, bukan pembalap yang banyak ulah,” komentar Agostini. 

Agostini sangat disayangkan juga komentar Rossi pada hari Kamis. “Secara terbuka dia menyerang Marc dan menurut saya dari situlah rangkaian insiden Sepang. Semakain menjadi-jadi setelah isu sebelumnya di Argentina dan Assen. Saya tak tahu apa maksud Valentinoo mengumbar hal itu dan membuat ketegangan. Kalau menurut saya, sebaiknya ditunggu sampai seri Valencia berakhir untuk memasalahkan hal tersebut,” katanya.

Kalaupun Marquez menghalangi Rossi, ia menilai tak bisa juga menyalahkan Marquez terlepas apa pun motivasinya. “Saya pernah alami situasi mirip. Saya yang harus mengatasi persoalan, bukan berharap yang di depan saya minggir. Anda tak bisa lakukan itu meski Anda bernama Rossi. Lagi pula sulit membuktikan Marc memang menghalangi. Sebelum seseorang dipenjara maka bukti harus selalu tersedia.”

Kini keputusan Race Direction sudah keluar dan Rossi harus start belakang di GP Valencia. Meski unggul 7 poin, menurut Agostini, kandidat jurdun saat ini adalah Lorenzo yang secara langsung diuntungkan oleh hukuman terhadap Rossi. “Saran saya Valentino tetap ikut balapan di Valencia meski sangat susah menjadi juara dunia. Untuk Jorge sebaiknya diam dan tidak komentar apapun dalam situasi saat ini,” tandas Giacomo yang sesungguhnya juga adalah fans Lorenzo.

Opa Agostini benar. Jika JL terus ikut membacot, persoalan pasti akan makin keruh. Bacot tahu kan, bahawa Jakarta banyak mulut. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Nih Tiga Sosok Race Direction Pengadil Rossi vs Marquez, Versi BG

MotoGP 2015 Jelang Valencia: Petisi Cabut Hukuman Rossi, Fans Indonesia Diperhitungkan, Sehari Sedot 325.000 Pendukung

MotoGP 2015 Pasca Sepang, Jelang Valencia: Marquez vs Rossi, Raja Tega Sang Pengidola!

MotoGP 2015 Sepang (Pasca Race): Ini Bukti Tak Ada Tendangan Rossi

MotoGP 2015 Pasca Sepang, Jelang Valencia: Rossi vs Marquez, Lorenzo Pun Layak Dipenalti, Layak Pula di PHK Yamaha?

MotoGP 2015: Kabar Dari Kantor Berita Italia, Rossi Akan Boikot GP Valencia

BAGIKAN