nhk

MotoGP 2015: Perang Besar The Fantastic Four, Rossi Reborn, Pedrosa Buka Celah

 

ManiakMotor – Bolehlah berharap dari The Fantastic Four pada musim 2015 alotnya lomba musim ini. Tak ada perubahan regulasi yang signifikan sehingga empat besar diprediksi masih akan diisi pentolan Repsol Honda dan Movistar Yamaha.

Penantian terbesar penampakan Valentino Rossi yang disebut-sebut terlahir kembali dalam umur 36 tahun. Rossi Reborn, begitu media dan fans VR46 menyambut The Doctor untuk musim 2015. Sampeyan pasti tahu Rossi sendiri sudah patok target berebut gelar 2015.

Modalnya tentu diri Rossi dan motornya. Khusus motor disebut lewat kinerja Silvano Galbusera dan kru teknisnya. “Realistis menempatkan diri jadi kandidat juara. M1 sudah dekat dengan rival. Tinggal sikit-sikit oprekan dan saya harap bisa dituntaskan pada tes pramusim di Sepang,” ucap pemegang 9 gelar dunia di tiga kelas berbeda itu, 7 di antaranya di MotoGP.

Benarkah Rossi bakal lebih dekat dengan Marc Marquez musim depan? Benar pulakah posisi runner-up bisa dicapainya lantaran Jorge Lorenzo tak berada pada performa terbaik? Silakan jawab sesuai pengetahuan dan keyakinan masing-masing. Yang jelas, Marquez dan Lorenzo telah tetapkan Rossi yang diwaspadai. Target gelar 2015, Lorenzo patok Marquez dan Rossi yang harus dihajar.

Sedang Marquez melihat tak ada perbedaan usia dirinya dengan Rossi yang lebih tua 14 tahun itu. Malah tegas Marquez sebut Yamaha bakal lebih kuat tahun depan bersama Rossi dan Lorenzo. “Mereka lawan yang akan lebih sulit daripada musim 2014, tapi jangan ke sampingkan Dani (Pedrosa). Ada perubahan penting yang pasti menambah motivasinya,” komentar Marquez.

Perubahan dimaksud adalah pergantian kepala mekanik dan dua mekanik senior dalam tim teknis Pedrosa. Itu bisa berdampak sebagaimana dialmi Rossi setelah mendepak Jeremy Burgess di akhir musim 2013 dan digantikan Silvano Galbusera.

Pedrosa sendiri tak banyak berkoar. Ia bertekad lebih baik di  2015. Selain tim teknis, celah lain penurunan bobot motor  2015 dari 160 kg menjadi 158 kg. Bobot itu salah satu kelemahan Pedrosa yang beratnya badannya 51 kg. Hendlinganya sering kerepotan membolak-balik motor. “Lain cerita kalau bobot motor bisa turun sedikit lagi,” ujar Pedrosa saat mereview kegagalan 2014.

Mudah-mudahn alot tahun ini. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015: Prediksinya Suzuki Segera Ke Papan Atas Dengan Aleix Espargaro

MotoGP 2015: Pesan Galbusera, Jangan Pernah Remehkan Rossi

MotoGP: Lorenzo Yakin Trend Podium Di Paruh Musim 2014 Berlanjut 2015

MotoGP 2014: Dibanding Yamaha, Honda Mengaku Diuntungkan Ban, Strategi 2015

London Show Bike 2015: Jual Nama Besar Rossi, Pamerkan 8 Motor Bersejarah, Termasuk Eks Sentul

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353