nhk

MotoGP 2015: Pesan Galbusera, Jangan Pernah Remehkan Rossi

 

ManiakMotor – Tahun depan Valentino Rossi berumur 36 tahun sekaligus tahun ke-20-nya di kancah balap motor dunia. Tapi mekaniknya Silvano Galbusera punya pendapat beda. Katanya jangan meremehkan Rossi pada usia segitu. Rossi tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Jadilah target juara MotoGP 2015 akan jadi kenyataan, juara MotoGP. Dua kalimat belakang portal ini yang bikin.

Bila Pak Galbu yang bicara begitu, ia tahu model Yamaha M1 yang akan diracik buat Rossi untuk menuntaskan target juara MotoGP 2015. Seperti diketahui, di tangan Pak Galbu distribusi bobot M1 segera sembuh. Penyakit yang menyerang M1 Rossi sepanjang 2013 dengan berbagai keluhannya. Formula itu sekaligus meredam sistem pengereman yang acak kadut di tahun sama.

Itu di luar pengembangan seamless shift gearbox (SSG) yang memang harus digunakan untuk bikin perpindahan gigi tanpa jeda. Kolo tanpa jeda tenaga motor tak melorot walau terjadi perubahan reduksi.  “Pada 2014 Valentino (Rossi) runner-up, hanya terpaut satu langkah dari juara dunia. Tahun depan ia ingin finish di klasemen akhir dengan hasil lebih bagus dari 2014,” ucap Galbusera yang jelas arahnya adalah juara dunia. Kan hanya itu posisi yang lebih baik dari runner up!

Kalau ditanya dari Rossi sendiri pasti akan dijawab dengan usaha dirinya makin satu kesatuan dengan oprekan Pak Galbu. Salah satunya Rossi harus menyesuaikan dengan teknologi MotoGP terkini. Cara bawa motornya juga mengikuti. Untuk gesit-gesitan ia melatih dirinyanya lewat dirt track. Itu jenis garuk tanah yang menggunakan special engine 450 cc yang roda belakangnya tak pernah diam. Belok pun  harus dengan bodi motor. 

Jujur saja sebenarnya Rossi sikit meminjam cara Marquez membalap. Tapi itu wajar sepanjang caranya bikin kencang Rossi. Lagian Marquez dan Rossi sama-sama penikmat dirt track untuk bikin kelenturan badan di atas motor, tentunya sekaligus mempertajam refleks dengan menyeimbangkan tunggangan.

Kerja keras dan semangat belajar dari pembalap muda itulah yang kata Pak Galbu menjadi hal terpenting saat meraih  sukses 2014. Itu pula yang jadi modal mengarungi musim 2015. “Meraih gelar dalam umur segitu tentu akan sangat istimewa. Tak ada yang mustahil di balapan ini, dan jangan pernah meremehkan kehadirannya,” tegas Pak Galbu yang maksudnya si Rossi.

Kang Rossi memang belum saatnya diremehkan. Ketika kembali ke Yamaha (2013) setelah terpuruk di Ducati, banyak yang bilang saatnya ia pensiun. Banyak pula yang pesimis saat Rossi bikin target 6 race awal 2014 untuk menentukan lanjut atau tidak pada musim berikutnya. Buktinya, ia capai hasil lebih dari dugaan dan masuk musim 2015 dengan status salah satu penantang kuat Marquez dan Jorge Lorenzo untuk perebutan gelar. Andro

BACA JUGA

MotoGP: Lorenzo Yakin Trend Podium Di Paruh Musim 2014 Berlanjut 2015

MotoGP 2014: Dibanding Yamaha, Honda Mengaku Diuntungkan Ban, Strategi 2015

London Show Bike 2015: Jual Nama Besar Rossi, Pamerkan 8 Motor Bersejarah, Termasuk Eks Sentul

MotoGP 2015: Marquez Tak Ingin Buru-Buru Melawan Marquez

MotoGP 2014 & 2015: Tahun Penentuan Buat Valentino Rossi, Belajar Jadi Pembalap Baru

 

 

 

 

BAGIKAN