nhk

MotoGP 2015 Philip Island (Pasca Race): Camar Keberuntungan Lorenzo dan Iannone, Bisa Sampai Sepang

ManiakMotor – Bagi para penyayang hewan, terutama burung yang burung benaran yang bukan burung-burungan, khususnya burung camar, GP Australia di Phillip Island  dianggap sebagai arena pembantaian. Untungnya bukan katagori pembunuhan berencana sehingga tidak terlalu dimasalahkan oleh kepala suku burung, hehe.

Camar memang banyak sekali di Philip Island, maklum di pinggir laut yang memang habitanya burung cantik itu. Burung ini juga ada lagunya zaman dulu yang dilantunkan oleh Vina Panduwinata, hehe jauh hubungannya! Camar bermain dan cari makan tak hanya di bibir pantai, tapi juga di tengah lintasan balap dan acap menjadi korban balapan di sirkuit.

Terbaru pada 18 Oktober 2015 dalam rangka ronde 16 MotoGP, ditanduk oleh Andrea Iannone di lap kedua. Saat itu lagi kencang-kencangnya Ducati GP15-nya di posisi terdepan. Seekor camar yang ‘nongkrong’ di tengah trek tak sempat menyelematkan diri kala Iannone dan rombongan melintas. Itu burung terbang masih terlalu rendah dan tak ada pilihan buat joki Ducati selain ‘menanduknya’ lewat helm KYT-nya.

Dari rilis tim Ducati, Iannone sebenarnya menunduk bukan untuk menanduk, tapi coba menghndar. Tapi, terlambat dan itu camar langsung terlempar dan terkapar.  Kasihan tuh burung. “Pada akhirnya saya merasa itu adalah ciuman keberuntungan dari burung tersebut. Saya menjalani balapan terhebat hari ini,” kata Iannone yang GP15 diberi sayap (winglets( di mana-mana) sehingga diipikir oleh burung bagian dari temannya. Kan ada sayap.

‘Keberuntungan’ sama dirasakan Jorge Lorenzo di sirkuit sama pada 2013. Di sesi Q2, kasusnya sama, ada burung di tengah trek dan coba menyelamatkan diri namun terbang terlalu rendah. Saat itu JL punsudah menyembunyikan kepalanya dengan menunduk dalam-dalam. Tapi,si burung masih terlalu rendah dan kena fairing depan kanan M1-nya.

Itu burung nyangkut di fairing dan harus dibawa sampai paddock untuk dikeluarkan. Eh, tak terduga, kala itu pula Lorenzo mencetak best time-nya sekaligus raih pole position. “Saya beruntung meski bawa penumpang,” kata JL saat itu. Dan, keberuntungannya berlanjut saat raceday. Menang lebih mudah karena Marc Marquez didiskualifikasi. Itu satu-satunya kemenangan JL di Philip Island.

Untuk kasus Iannone, jalan satu-satunya saat itu memang menanduk. Bisa fatal akibatnya andai yang kena adalah kaca helmnya. Contohnya adalah pembalap Ferrari Felippe Massa di Sirkuit Hungaroring 2009. Sebuah benda terlepas dan Melayang dari mobil Rubens Barrichello, menghantam dan tembus kaca helm Massa. Akibatnya Ferrari tak terkontrol dan menabrak dinding pembatas sirkuit. Massa pingsan dan perlu perawatan beberapa bulan.

Semoga keberuntungan Iannone sampai Sepang. Tapi kalau di Sepang lebih banyak biawak yang melintas bro, asli! Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Philip Island Australia, Moto2, Moto3, 16 – 18 Oktober 2015

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

MotoGP 2015 Jelang Sepang: Bolanya Pecah, Rossi Prediksi Kepastian Gelar Pada 8 November

MotoGP 2015 Philip Island (Pasca Race): Rossi Kecewa Kalah Trek Lurus, Mulai Fokus ke Sepang

MotoGP 2015 Philip Island (Pasca Race): Partai Terbaik Tahun Ini, Marquez Sumbang 5 Poin Buat Rossi

BAGIKAN