nhk

MotoGP 2015: Prediksinya Suzuki Segera Ke Papan Atas Dengan Aleix Espargaro

 

ManiakMotor –  Naga-naganya Suzuki di MotoGP akan segera berubah jadi ular naga, hehe. Kansnya untuk merambat ke papan atas terbuka dengan performanya pertama kali muncul resmi. Terutama dengan jokinya Aleix Espargaro. Di sisi lain Aleix ingin menunjukkan dia joki Spanyol yang memang seharusnya di papan atas.

Coba lihat di test pramusim 2015 di sirkuit Valencia November 2014 lalu. Aleix dengan Suzuki GSX-RR hanya ketinggalan 1 detik dari yang tercepat. Bandingkan dengan Ducati pada 2013 yang selalu terpaut sampai 1.5 detik sampai 2 detik. “Masih banyak pekerjaan rumah, namun lebih terarah  setelah melihat catatan Aleix,” jelas Devide Brivio pimpinan proyek Suzuki ke MotoGP yang pada test selanjutnya Februari 2015 di Sepang lebih fokus pada sasis dan elektronik.

Seperti taktik Ducati yang masuk Open Class (OC), Suzuki juga diuntungkan. Suzuki diberi hak OC karena dicap pendatang baru. Eksperimen di kelas ini lebih leluasa terhadap sasis, suspensi, elektronik dan mesin itu sendiri. Jatah 12 mesin bisa mereka mainkan sesuai perkembangan riset.

Contoh, bila mesin  seri pertama di Qatar pada Maret 2015 nanti dianggap geometrinya kurang pas dengan rangka, seri selanjutnya boleh ganti dengan format baru. Penggantinya yang sesuai atau kompaknya dengan onderdil lain. Sebaliknya sasis, elektronik dan kawan-kawan berlaku demikian. Ya begitu elmu kira-kiranya, saking banyaknya mesin yang dijatah.

Ada lagi praduga kira-kiranya. Dengan 12 mesin, otomatis  Suzuki  tak peduli dengan daya tahan engine ketimbang yang dijatah hanya 5 mesin per musim. Para insinyur racing Suzuki boleh coba kemampuan mesin yang  ekstrem pada setiap produksi mereka, kan jatahnya lebih banyak. Di saat sama mereka pakai kesegeraran mesin untuk muncul di papan atas saat single lap. Free practice dan QTT terbuka buat Aleix melejit karena unggul mesin yang dilos dari daya tahan dan  fresh.  

Di sisi lain Suzuki akan diutungkan penggunaan ban yang lebih lembut buat jatah OC. Memang sih ban ini hanya ngelem  di balap dewek-dewek saat latihan dan QTT. Seperti kasus di Ducati, ban tipe OC ini kurang panjang umurnya komponnya untuk lomba yang banyak lap. “Seri MotoGP boleh istirahat, tapi otak tim terus bekerja mencari solusi terbaik untuk dapat hasil terbaik,” kabar Brivio yang selalu tersenyum ketika di test Valencia dan disusul hasil Jerez. Malah di Jerez ini Aleix hanya ketinggalan 0,3 detik dari fastest lap. Ya fastest lap adalah catatan tercepat saat lomba, buka best time yang biasanya didapat saat QTT. 

Aleix sendiri sepak terjangnya sejak dari CRT sampai pegang Yamaha M1 bekas milik NGM sering mempermalukan pabrikan. Peluang itu terbuka dengan kelebihan Suzuki yang dipaparkan tadi. Belum lagi, ambisi Aleix yang ingin dicap pembalap Spanyol tak kalah dari tiga jagoan macam Marc Marquez, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. “Saat ini saat lagi banyak terapi lutut pasca operasi,” jelas Aleix yang di test pertama di Valencia mengaku kaget dengan performa GSX-RR sebenarnya.

Maklum, sebelum coba langsung GSX-RR dugaannya tuh motor gimana geetu loh. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015: Pesan Galbusera, Jangan Pernah Remehkan Rossi

MotoGP: Lorenzo Yakin Trend Podium Di Paruh Musim 2014 Berlanjut 2015

MotoGP 2014: Dibanding Yamaha, Honda Mengaku Diuntungkan Ban, Strategi 2015

London Show Bike 2015: Jual Nama Besar Rossi, Pamerkan 8 Motor Bersejarah, Termasuk Eks Sentul

MotoGP 2015: Marquez Tak Ingin Buru-Buru Melawan Marquez

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353