nhk

MotoGP 2015 Qatar (Race): Dovi Akui Sulit Melawan Rossi, Terlalu Kencang Di Trek Lurus

 

ManiakMotor – Nyaris saja Andrea Dovizioso memenangi balapan seri pembuka GP Qatar. Sayang, kesalahan kecil melawan Valentino Rossi membuatnya harus puas jadi runner-up. Sayang juga Ducati GP15 mengubah format set-upnya saat balapan. Mereka lebih mengejar top speed, ketimbang membela tikungan. Padahal membela tikungan ini sudah berhasil diterapkan saat kualifikasi  yang membuat Dovi pole position.

Coba lihat di data analis. Top speed saat kualifikasi GP15 Dovi hanya 337.3 km/jam yang membuat  torsi GP15 lincah keluar tikungan. Tapi saat lomba top speednya menjadi 346.2 km/jam membuatnya rada kedodoran power mengejar M1 lepas tikungan. Maka GP15 Dovi hanya unggul dari M1 Rossi di ujung trek lurus. Di Dalam tikungan Losail kembali dengan mudah ditekuk Rossi. Sebab namanya trek lurus hanya satu dalam lintasan, kalau namanya tikungan, ya banyak. Ndak mungkin membela trek lurus alias putaran atas bisa diapat pula putaran bawah.  Tinggal pilih salah satu bro.

Ada lagi penyakit terlalu top speed. Masuk tikungan R1, Dovi sering melebar yang membuatnya banyak mengoreksi motor masuk ke racing line. Itu karena saking lajunya di ujung trek lurus. “Pada momen penentuan di lap terakhir, saya benar-benar paksa motor sampai mentok. Sangat kencang dan itulah fastest lap saya. Sayangnya, terlampau kencang sehingga bermasalah dengan pengereman masuk R1 dan gagal mendahului Valentino. Harus diakui,  sulit melawan Valentino, tapi kami harus senang dengan hasil akhir,” aku Dovi yang saat melawan JL juga beberapa kali memaksa GP15 habis-habisan di trek lurus sepanjang 1 km itu namun kemudian terkendala masuk R1.

Tapi baguslah ketimbang dulu-dulu.  Dengan podium runner up plus podium milik Andrea Iannone, lagi-lagi Dovi memuji habis evolusi Ducati yang dalam setahun lalu dibenahi Luigi Dall’Igna. Kini terbukti Ducati ampuh di single lap maupun race sepanjang 22 lap. “Balapan kali ini benar-benar luarbiasa nikmat. Motor bisa bertarung berebut juara dan itulah yang diinginkan setiap pembalap. Ini benar-benar motor baru dan hanya kalah sepersepuluh detik dari sang pemenang, fantastis.”

Terpenting yang bisa ia rasakan di GP Qatar adalah mudahnya kini menyeting GP15 sesuai keinginan joki. Pada sesi Q2, misalnya, Dovi berorientasi ambil keuntungan waktu di tikungan karena berbekal ban super lembut yang punya grip lebih lengket dibandingkan opsi lainnya. Ia korbankan speed di trek lurus dan akhirnya memang sukses meraih pole position.

Coba kalau itu yang dipertahankan keluar tikungan R1 pasti akan pepet-pepetan dengan Rossi menuju finish. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Losail Qatar 26, 27, 28, 29 Maret 2015

MotoGP 2015 Qatar (Race): Sensasi Rossi Membalap Di MotoGP Sampai Umur 40 Tahun

MotoGP 2015 Losail Qatar (Race): Rossi Juara, Dua Ducati GP15 Podium

 

 

 

BAGIKAN