nhk

MotoGP 2015 Qatar (Race): Sensasi Rossi Membalap Di MotoGP Sampai Umur 40 Tahun

 

ManiakMotor – Sekali lagi The Doctor beri bukti, start dari row 3 bukanlah malapetaka. Sedikit demi sedikit bergser ke depan dan akhirnya juara. “M1 saya bekerja dengan baik dari semua komponen. Situasi sangat baik, karena saya mencintai pekerjaan ini. Hidup baik dengan  latihan baik, saya yakin bisa membalap sampai usia 40 tahun di MotoGP,” kata Rossi dengan senyum ala The Doctor. Hidup yang baik salah satunya bukan perokok, minum-minuman keras, bobo tepat waktu dan latihan fisik yang teratur. Itu rutin dia lakukan memang. 

Berhasilnya Rossi sekaligus catatan manis Italia dalam 9 tahun terakhir. Komposisi finisher GP Qatar pun all Italian rider,  Rossi, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone. Format itu sudah lama dinanti fans Italia. Terakhir terjadi pada GP Jepang, Motegi, musim 2006. Kala itu Loris Capirossi (Ducati), Rossi (Yamaha), dan Marco Melandri (Honda) yang tampil di podium.

Maka pantaslah sukses trio Italia disambut sukacita oleh komunitas MotoGP Italia. Apalagi di seri pembuka kompetisi 2015 ini tim pabrikan Ducati mulai masuk lagi jajaran papan atas. “Intinya M1 saya fantastis di tikungan, sangat stabil. Di tikungan terakhir saya tak dengar lagi suara mesin Ducatinya Dovi. Momen itu sangat indah,”  tambah Rossi  yang artinya plooong.

Sayangnya, Rossi tak punya selebrasi khusus sebagaimana tradisinya kala jadi juara. Start dari posisi 8 dan tertahan jadi ke-9 kala start. Ia kemudian mendepak satu per satu rider di depannya dan mendekati trio Jorge Lorenzo, Dovi, dan Iannone yang sejak awal berada di baris terdepan.  Cukup lama ia bertahan di belakang Iannone. Itu tekniknya dan sesuai janjinya akan memanajemen ban.

Setelah itu seperti sampeyan tonton di layar kaca, duel Rossi dan Dovi berlangsung dramatis dalam tiga lap terakhir. Super ketat hingga titik terakhir dan Rossi unggul 0,147 detik. “Ada faktor keberuntungan,” ujar The Doctor merendah, padahal terlihat jelas skill, reflek, dan staminanya masih oke banget dalam umur yang sudah 36 tahun.

Ia bilang beruntung karena hasil tes Losail dan semua sesi GP Qatar sebelum raceday ia lewati dengan posisi memprihatinkan. Pada sesi Free Practice, misalnya, Rossi sama sekali tak punya keberanian tembus 5 besar. Yang ia target hanyalah kelompok 10 besar agar lolos otomatis ke Q2. Cuma itu bisanya dan di Q2 sudah cukup senang dapat grid ke-8. “Ya, beruntung sekali sebelum balapan kami bisa temukan setingan yang lebih baik. Saya harus katakana, tim teknis laksanakan kerja sangat luar biasa. Ini salah satu penampilan terhebat sepanjang karir saya,” imbuh Rossi yang keterampilannya muncul saat ditest oleh Dovi untuk dimasuki dari dalam. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Losail Qatar 26, 27, 28, 29 Maret 2015

MotoGP 2015 Losail Qatar (Race): Rossi Juara, Dua Ducati GP15 Podium

Asia Talent Cup 2015 Losail Qatar: Joki Indosia Podium Pertama Di Race-2

MotoGP 2015 Losail (Warm Up): Marquez Tercepat, Rossi Ke-2

MotoGP 2015 Losail Qatar (Jelang Race): Kata Rossi, Dovi Kencang Sabtu Doang, Minggu Miliknya

 

 

 

 

BAGIKAN