nhk

MotoGP 2015 Sepang (Pasca Race): Kasus Rossi vs Marquez, Regulasi atau Profesionalisme? (I)

 

ManiakMotor – Paling mudah memang berkomentar, tempatnya pun aman dan nyaman di sosial media. Topik yang paling ngetrend dan keren saat ini adalah kasus Valentino Rossi dan Marc Marquez di Sepang.

Fans kedua kubu saling adu argumentasi, dengan kasar maupun halus. Dalam skala tertentu, kasus ini seolah sudah jadi ‘perang’ bangsa Spanyol dengan Italia. Para politisi dan berbagai pihak yang merasa public figure pun ikut berkomentar, memanfaatkan momen untuk dongkrak nama sendiri. Bahkan sejumlah atlet dari cabang olahraga non motorsport pun turut berkomentar. Jelas tak memadai jika semuanya dirangkum di sini.

Intinya adalah kedua pembalap sama-sama culas, yang satu karena sudah direncanakan (Marc), dan satunya lagi karena ketidakmampuan mengendalikan situasi (Rossi). Dalam kasus apapun selalu ada sebab dan akibat. Marc dan Rossi punya sebab dan alasan melakukan tindakan masing-masing. 

Meski tak ada pengakuan, cara balap MM saat itu hanya ingin bertarung melawan Rossi. Dilihat dari karakternya yang selama ini petarung sejati, juga speed motornya ketika itu, maka yang ia tunjukkan saat itu memang ingin bermain dengan Rossi semata.

Itu  ada alasannya, patut diduga karena serangan Rossi pada Kamis sebelumnya soal tuduhan membantu Lorenzo. Tentu tak ada hukum yang mengatur ia harus dukung atau tidak mendukung siapa. Secara teknis balapan, Race Direction pun sudah memvonis tak ada aturan yang ia langgar. Akan beda kalau ditinjau dari prinsip sportivitas dan fairplay yang juga menjadi roh  kompetisi, yang melengkapi seabreg regulasi.

Dalam konteks ini tak salah kalau ada tuduhan tidak sportif dan tidak fair karena ia tidak dalam situasi berebut gelar. Kalau katanya ingin menang, yang terlihat bukan seperti itu sejak awal balapan. Akan jauh lebih elegan jika ia biarkan Rossi dengan Lorenzo berduel dan berjuang merebut gelar, tanpa merecoki. Mungkin itu tak baik bagi dirinya, tak baik buat fans Spanyol, tapi jelas akan terbaik buat seluruh fans dan sponsor MotoGP agar kompetisi tetap ‘bersih’. 

So, Marquez memang tidak langgar peraturan. Peraturan yang biasa juga dinilai abu-abu. Soal etis tidak etis, profesional atau tidak, itu soal lain yang berbeda. Lantas bagaimana pada sisi Rossi dan aturan MotoGP yang abu-abu dan juga ragu-ragu itu? Yang ini Bro, ada pada artikel berikutnya. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Sepang (Pasca Race): Kasus Rossi vs Marquez, Regulasi atau Profesionalisme? (II)

MotoGP 2015 Sepang (Pasca Race): Kasus Marquez Vs Rossi, Panitia Tidak Peka, Tuli Dan Buta..!

MotoGP 2015 Sepang (Pasca Race): Banding Yamaha Ditolak, Rossi Kecewa, Lorenzo Hormati Keputusan

MotoGP 2015 Sepang (Pasca Race): Hukuman Rossi Berat, Marquez Bebas, Itu Penjelasan Race Direction

MotoGP 2015 Sepang (Race): Pedrosa Juara, Rossi Marah Diganggu Marquez, MM Sekalian Disentil Jatuh

MotoGP 2015 Sepang FP4: Pedrosa Tercepat, Rossi ‘Menggerutu’ Tindakan Marquez

BAGIKAN