nhk

MotoGP 2015 Silverstone (Pasca Race): Marquez Nyerah, Mulai Koreksi Cara Bermain

ManiakMotor – Akhirnya Marc Marquez menyerah. Doski ikhlas kehilangan gelar musim 2015. Tentu saja setelah tergelincir di lintasan basah dan gatot alias gagal total dapat poin di sirkuit Silverstone, Inggris pada race 30 Agustus. Marquez jatuh diawali powernya terangkat mendadak dan bannya kehilangan kontak dengan aspal basah.

Tapi, ia berjanji tak akan ubah gaya balapnya yang agresif dan menyerang. “Situasi di klasemen sudah sulit sebelum balap Silverstone, sekarang semakin sulit lagi. Saya tak akan bisa pertahankan gelar,” tutur MM pasrah dan basah karena hujan bukan air matam hehe. Saat sama  mukanya pun merah, dan pastinya nggak pakai senyum.

Dominan dalam dua musim berturut, inilah saat paling menyakitkan buat MM. Yakni kehilangan kesempatan menjadi jurdun kali ketiga, padahal lomba masih tersisa 6 balapan. Lain soal jika pertarungan berjalan hingga partai terakhir, biarpun kalah tentunya lebih terhormat.

Secara matematika, peluang MM sebenanrya masih ada, namun  terbilang mustahil. Kecuali dua pembalap Yamaha nggak disuruh balap. Atau ia harus menang beruntun dalam semua seri sisa, semenatara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo  di luar lima besar. Boleh juga DNF dalam tiga balapan. Berat  syarat itu terpenuhi. Memangnya Rossi dan Lorenzo pembalap kemarin sore?

Soal kecelakaan di Silverstone, Marquez akui kesalahan sendiri. Diawali ngerem terlalu keras sehingga laju motor tidak terkontrol dan masih nyambung ketika keluar tikungan, ban belakang slip dan  klontang. Padahal, performanya motornya terlihat mampu mengimbangi M1-nya Rossi.

Marquez seperti sengaja menekan terus dan saat-saat terakhir baru menyerang seperti ia lakukan terhadap JL sebelumnya. “Pada beberapa bagian saya lebih kencang. Di sebagian lainnya saya harus redam kecepatan karena sedikit tak nyaman di roda belakang. Betul, dalam balapan kali ini saya ambil risiko main keras,” katanya.

Doski berjanji tak akan mengubah gaya balapnya. Akan terus menyerang dalam enam ronde sisa, namun tak akan lagi mengambil risiko karena sejauh ini sudah terlalu banyak risiko. “Saya nggak mikir kejurdun lagi. Saya akan coba juara, tapi jika tak mungkin maka finish kedua pun tak apa, bahkan juga ketiga. Yang penting di atas podium,” imbuhnya, benar-benar nyerah deh!

Tenang Kus, maih ada tahun depan! Kamu masih muda. Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

 MotoGP 2015 Silverstone (Pasca Race): Super Rossi, Memang Pembalap Penghibur

MotoGP 2015 Silverstone (Pasca Race): Tarian Rossi Di Wet Race

MotoGP 2015 Silverstone (Race): Rossi Juara Disusul Petrucci, Persis Warm Up Yang Basah

MotoGP 2015 Silverstone Inggris (Race): Benar! Rossi Juara Hujan, Marquez Jatuh Hancur Hatinya

BAGIKAN